
Tempat ziarah Buddha ini memiliki sejarah panjang karena sudah ada sejak era Dinasti Sui dan Tang sekitar abad ke-6 Masehi. Agar tetap bertahan dan berkilau di tengah cuaca ekstrem puncak gunung, bangunan ini terus dipugar secara berkala lintas dinasti, mulai dari era Ming, Qing, hingga modern.
Kira-kira gimana ya cara orang zaman dulu mengangkut material bangunan seberat itu ke puncak seruncing ini? Tulis pendapatmu di kolom komentar!