Nasib tragis menimpa wanita berinisial APSD (38) yang mayatnya ditemukan dalam karung di Kabupaten Boven Digoel, Papua Selatan. Korban ternyata tewas dianiaya oleh pacarnya, DAYP (25) hingga jasadnya dibuang ke sungai.
Perkara ini mengemuka usai mayat korban ditemukan di pinggir sungai Lokpon, Kalikau, Kampung Asiki, Distrik Jair, Minggu (25/10). Jenazah korban ditemukan oleh warga yang berada di lokasi.
"Berdasarkan laporan dari masyarakat bahwa telah menemukan jenazah di dalam karung yang berlokasi di Lokpon," ujar Kapolres Boven Digoel Kompol Dian Novita Pietersz kepada wartawan, Rabu (28/10/2026).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Polisi pun melakukan penyelidikan hingga menangkap pelaku. Dari hasil pemeriksaan, terungkap rangkaian aksi kejahatan pelaku dan motifnya melakukan pembunuhan terhadap pacarnya sendiri.
Dirangkum detikcom, berikut fakta-fakta wanita dalam karung dibunuh pacarnya di Boven Digoel:
1. Awalnya Cekcok Dipicu Cemburu Buta
Kasus ini bermula saat pelaku dan korban terlibat cekcok dalam rumah di Kampung Ampera, Distrik Mandobo, Kamis (22/10) sekitar pukul 03.00 Wita. Perselisihan itu dipicu kecemburuan pelaku terhadap korban.
"Tersangka dan korban memiliki konflik pribadi di mana tersangka sering merasa cemburu terhadap korban," ungkap Dian.
Pelaku dan korban lantas terlibat pertengkaran berujung penganiayaan. Pelaku berdalih diserang lebih dulu hingga balik menganiaya pacarnya.
"Konflik pribadi antara tersangka dan korban yang berkembang menjadi pertengkaran fisik disertai dengan kemarahan yang menurut pengakuan tersangka timbul setelah dirinya dipukul oleh korban," paparnya.
2. Korban Tewas Usai Dicekik Pelaku
Pertengkaran fisik itu mengakibatkan korban meninggal dunia. Korban tewas setelah lehernya dicekik dan tidak bisa melakukan perlawanan.
"Tersangka diduga menghilangkan nyawa korban dengan cara mencekik leher korban, menggunakan tangan kanan, sambil menahan pergerakan tubuh korban," ucap Dian.
Setelah memastikan korban tewas, pelaku memindahkan jasad pacarnya ke sebuah bengkel. Pelaku hendak menyembunyikan jejak kejahatannya.
"Tersangka menyembunyikan jenazah korban di bengkel samping rumah korban karena takut perbuatannya diketahui oleh orang lain," tuturnya.
3. Mayat Wanita dalam Karung Dibuang
Saat di bengkel tersebut, pelaku membungkus mayat korban menggunakan karung. Pelaku lalu membawa keluar jenazah pacarnya menggunakan motor.
"Tersangka kemudian memasukkan jenazah korban ke dalam karung dan membawa korban dengan menggunakan satu unit sepeda motor," ucap Dian.
Pelaku membawa jasad pacarnya di Jembatan Kali Kao, Kampung Asiki, Kamis (22/10) sekitar pukul 21.00 WIT. Di lokasi itulah pelaku membuang mayat pacarnya yang terbungkus karung.
"Tersangka juga diduga membuang barang-barang milik korban ke sungai untuk menyembunyikan jejak perbuatannya," jelasnya.
4. Pelaku Sempat Kabur ke Merauke
Pelaku meninggalkan lokasi setelah membuang jasad pacarnya. Pelaku ternyata sempat melarikan diri ke Merauke, Papua Barat.
"(Setelah membuang mayat korban) tersangka melanjutkan perjalanan ke Merauke," imbuh Dian.
Tiga hari setelahnya, mayat korban ditemukan di area sungai Lokpon, Kalikau, Kampung Asiki, Distrik Jair, Minggu (25/10). Dari penemuan mayat itu, polisi melakukan penyelidikan hingga menangkap pelaku.
"Tersangka berhasil diamankan untuk menjalani proses hukum dan pemeriksaan lebih lanjut," ungkap Dian.
5. Korban Masih Berstatus Istri Orang
Dian mengungkap korban ternyata memiliki suami meski telah lama pisah ranjang. Korban belum bercerai dengan suaminya hingga menjalin hubungan asmara dengan pelaku.
"Status korban sudah menikah cuman sudah pisah lama tapi belum resmi cerai, terus pacaran sama yang pelaku sekarang," imbuh Dian.
Pelaku telah ditahan usai ditetapkan sebagai tersangka. Atas perbuatannya, tersangka dijerat Pasal 459 KUHP dengan ancaman hukuman pidana mati, penjara seumur hidup, atau penjara paling lama 20 tahun.
Tersangka juga disangkakan Pasal 458 KUHP dengan ancaman pidana penjara paling lama 15 tahun. Penyidik Polres Boven Digoel masih terus mendalami fakta-fakta hukum di balik kasus ini.
Simak Video "Video: Polisi Tangkap Suami Diduga Pembunuh Ibu dan Anak di Madiun"
[Gambas:Video 20detik](sar/sar)































































