Kebiasaan menghabiskan makanan hingga bersih ternyata punya penjelasan psikologis. Hal tersebut terkait didikan masa kecil hingga rasa takut kekurangan.
Beberapa orang punya kebiasaan makan sampai bersih. Artinya, mereka menghabiskan semua makanan dan tidak menyisakan apa pun di atas piring. Ternyata, kebiasaan ini bisa dilihat dari sisi psikologis.
Dilansir dari Times of India (22/10), perilaku ini bukan gejala gangguan psikologis. Pertama, alasannya terkait perilaku yang dipelajari.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sejak kecil, banyak orang diajari untuk menghabiskan makanan dan tidak membuang-buang, bahkan diingatkan bahwa masih ada anak-anak yang kelaparan.
Pesan ini bisa melekat puluhan tahun, sehingga saat dewasa seseorang tetap makan sampai piringnya bersih meski sudah kenyang.
Kedua, pengalaman kelangkaan makanan. Orang yang tumbuh di masa atau tempat dengan pasokan makanan tidak menentu bisa terbiasa menghabiskan apa pun yang tersedia.
Meski kini kebutuhan pangannya stabil, otaknya tetap merekam rasa takut akan kekurangan.
Ketiga, kebiasaan "piring bersih" atau clean plate habit. Orang dengan kebiasaan ini sulit berhenti makan hanya karena sudah kenyang.
Sebagian dari mereka juga kesulitan mendengarkan sinyal tubuh, sehingga terus makan bukan karena lapar, melainkan ingin menuntaskan isi piring.
Faktor emosional juga berperan. Makanan kerap dianggap sebagai penghibur diri, sehingga seseorang makan melebihi porsi yang diinginkan.
Namun, bukan berarti orang yang selalu menghabiskan makanannya pasti bermasalah secara emosional. Makan bisa memuaskan secara fisik sekaligus emosional.
Selain itu, ada pengaruh keluarga dan budaya. Di sejumlah keluarga, meninggalkan makanan yang sudah dimasakkan dianggap tidak sopan atau egois.
Keyakinan ini membuat sebagian orang merasa tidak nyaman membayangkan sisa makanan di piring.
Terakhir, dorongan untuk menuntaskan sesuatu. Bagi sebagian orang, menghabiskan makanan berarti tidak ada urusan yang menggantung. Mereka merasa lengkap dan puas setelahnya.
Meski demikian, hal ini tidak otomatis berarti mereka terobsesi menyelesaikan segala hal.
Jika kebiasaan menghabiskan makanan sampai piring bersih dilakukan secara konsisten hingga menimbulkan masalah atau seseorang punya persoalan terkait makanan, disarankan berkonsultasi dengan profesional.


























































Syukur668 Premium Online Since Stabil Khas Muat Turun Thrilling Mengujakan
W99 Login And Instantly ホーザン Amoled W 99 Focused Hundreds