Bali United menghadapi tantangan berat saat melakoni pekan kedelapan Super League 2026/2027 melawan Arema FC di Stadion Kanjuruhan, Sabtu (31/10/2026). Padatnya jadwal pertandingan menjadi salah satu perhatian pelatih Bali United, Johnny Jansen, menjelang laga tersebut.
Johnny mengakui periode ini cukup menguras tenaga. Sebab, Bali United harus menjalani sejumlah pertandingan tandang dan kandang dengan waktu pemulihan yang terbatas.
"Ini periode yang cukup berat. Kami bermain tandang, kemudian di kandang. Lalu berangkat ke Tangerang, hanya istirahat sehari, dan tandang lagi ke Malang. Kami harus tetap menjaga kebugaran dalam periode yang padat ini," ujar Johnny dalam konferensi pers, Jumat (30/10/2026).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Selain faktor kebugaran, Johnny juga mewaspadai kebangkitan Arema FC. Singo Edan baru saja meraih kemenangan telak 4-0 atas Dewa United pada pekan sebelumnya.
Johnny mengatakan Bali United telah mempelajari pola permainan dan cara Arema FC mencetak gol. Sejumlah detail strategi juga disiapkan untuk mengantisipasi kekuatan tuan rumah.
"Kami mengantisipasi cara mereka bermain dan mencetak gol. Namun, yang terpenting adalah bagaimana kami bisa bermain lebih baik. Ada beberapa detail strategi yang akan diubah karena kami tahu Arema merupakan tim kuat," tegasnya.
Sementara itu, Bali United saat ini berada di posisi keempat klasemen sementara dengan koleksi 13 poin. Adapun Arema FC menempati peringkat ke-10 dengan raihan 9 poin.
(dpw/dpw)

















































