Nama Alvin Tedjo menjadi sorotan setelah terpilih sebagai wali kota Mississauga, Kanada, dalam pemilihan pada 26 Oktober 2026. Politikus keturunan Indonesia-Tionghoa ini berhasil mengungguli wali kota petahana Carolyn Parrish dan mantan wali kota Bonnie Crombie.
Tedjo bukan sosok baru bagi warga Mississauga. Dikutip dari Toronto Star, ia telah tinggal di kota tersebut sejak berusia empat tahun, setelah orang tuanya berimigrasi ke Kanada. Kini, kota yang menjadi tempatnya tumbuh besar itu akan dipimpinnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Lulusan Queen's University dan Harvard University
Bakat kepemimpinan Tedjo sudah terlihat ketika ia masih duduk di bangku sekolah menengah. Ia pernah menjabat sebagai ketua OSIS dan menjadi anggota komite penasihat pemuda wali kota.
Dalam salah satu kesempatan, Tedjo bertemu dengan Hazel McCallion, wali kota Mississauga yang dikenal telah lama memimpin kota tersebut. McCallion mendorongnya untuk terjun ke dunia politik.
"Masuklah ke dunia politik, anak muda," demikian pesan McCallion kepada Tedjo..
Perjalanan pendidikan tinggi Tedjo dimulai di Bader International Study Centre, lembaga yang terkait dengan Queen's University di Kanada. Berdasarkan informasi pendidikan yang tercantum dalam profil pribadinya, pada 2002-2003 ia mengikuti program International Studies Certificate in Liberal Arts di Herstmonceux, East Sussex, Inggris.
Ia kemudian melanjutkan studi sarjana di Queen's University, Kingston, Ontario, Kanada. Pada 2003-2007, Tedjo mengambil program Bachelor of Arts dengan bidang studi politik (Political Studies).
Pendidikan tersebut menjadi bekal untuk memahami dinamika politik, pemerintahan, dan kebijakan publik. Setelah menyelesaikan studi sarjana, ia melanjutkan pendidikan melalui Harvard Extension School di Cambridge, Massachusetts, Amerika Serikat.
Pada 2015-2017, Tedjo mengikuti program Professional Graduate Certificate in Learning Design & Technology. Ia kemudian melanjutkan studi di Harvard Extension School dan meraih gelar Master of Liberal Arts (ALM) in Digital Media Design pada periode 2017-2020.
Dari Dunia Pendidikan ke Politik
Sebelum terjun ke politik lokal, Tedjo membangun karier di bidang kebijakan pendidikan dan hubungan pemerintahan. Ia pernah menjadi penasihat senior kebijakan di Kementerian Pendidikan Tinggi dan Universitas Ontario.
Ia juga bekerja di Sheridan College sebelum menduduki posisi direktur strategi dan komunikasi di Toronto Metropolitan University. Pengalaman di sejumlah institusi pendidikan tersebut memberinya pemahaman tentang kebijakan publik, komunikasi, dan pengelolaan organisasi.
Karier politik Tedjo berkembang melalui beberapa kontestasi. Pada 2018, ia maju sebagai kandidat Partai Liberal Ontario untuk daerah pemilihan Oakville North-Burlington dalam pemilihan legislatif provinsi, tetapi tidak berhasil memperoleh kursi.
Pada 2020, ia mencoba mengikuti pemilihan kepemimpinan Partai Liberal Ontario. Namun, ia hanya meraih sebagian kecil suara dalam kontestasi tersebut.
Kesempatan berikutnya datang pada 2022 ketika Tedjo terpilih menjadi anggota Dewan Kota Mississauga untuk Ward 2. Ia kemudian kembali mencalonkan diri sebagai wali kota dalam pemilihan sela pada 2024, tetapi menempati posisi kedua di bawah Carolyn Parrish.
Kalahkan Wali Kota Petahana dan Mantan Wali Kota
Pada pemilihan wali kota Mississauga 2026, Tedjo berhasil mengungguli dua pesaing utamanya, yakni Carolyn Parrish yang menjabat sebagai wali kota petahana dan Bonnie Crombie yang pernah memimpin kota tersebut.
Hasil awal yang diberitakan media Kanada menunjukkan Tedjo unggul dalam perolehan suara. Kemenangan ini menjadi titik penting dalam perjalanan politik Tedjo, yang sebelumnya pernah gagal dalam pemilihan wali kota pada 2024.
Tedjo berterima kasih kepada Parrish dan Crombie yang pernah mendedikasikan hidupnya untuk memimpin kota tersebut. Kini, peran tersebut siap untuk Tedjo teruskan.
"Sepanjang kampanye ini, kami telah mengemukakan visi komprehensif tentang bagaimana kami akan melakukan berbagai hal secara berbeda dan memberikan perubahan nyata dan bermakna yang akan berdampak positif pada kehidupan masyarakat. Sekarang, kita akan memulai pekerjaan sulit untuk mewujudkan rencana kita," tutur Tedjo dikutip dari The Local.
Parrish dan Crombie menyebut bahwa Tedjo adalah anggota dewan yang sangat baik. Pengalaman Tedjo menurut mereka dibutuhkan juga untuk memimpin kota tersebut.
Selama kampanye, Tedjo berfokus pada masalah keamanan komunitas, biaya hidup, perumahan, dan kemacetan. Ia juga vokal dalam menentang pembangunan pusat data baru di Missssauga.






























































