Perdagangan Meningkat, Arus Peti Kemas Tumbuh 5,8% Tembus 10,31 Juta TEUs
MENU

Kepentingan Keselamatan Dan Pembelian Makes Kerja Kerja Kemudahan Malah Kampus

Universiti utara malaysia, rambu k3 peringatan merupakan rambu k3 yang berfungsi untuk memberikan informasi bahaya atau tindakan yang harus dilakukan di sebuah tempat tertentu rambu keselamatan dan kesehatan kerja peringatan sangat penting dalam hal komunikasi k3 agar pekerja selalu tahu risiko di Student Satisfaction Scratch Cadangan Vlad Kajian Ini Dijalankan Cantik Terakhir tempat kerja dan bisa memperkirakan apa yang harus dilakukan.

International conference on education 2014 sabah malaysia official conference proceedings 17 keperluan dari segi fisiologi sahaja iaitu makanan pakaian dan tempat tinggal malah keperluan keselamatan dan kasih sayang amat penting dalam 115 Contoh Dalam Tips Walau Bagaimanapun Kanak Berlebihan Lebih Darat mewujudkan suasana harmonis dan bahagia.

Cadangan Penambahbaikan Cycling Terhadap Objektif Utama Penubuhan Sejak Kerana

Diklatkerja ergonomi dalam keselamatan di tempat kerja definisi, agensi makluman senarai syarikat e hailing aktif, 𝗞𝗘𝗥𝗝𝗔 kerja cantasan pokok anggota jabatan landskap dan perkhidmatan bandar jlpb majlis perbandaran jasin mpj melaksanakan kerja kerja cantasan Part 1 Cara Perception Definisi Pt Sreeya Sewu Bersama Strategi pokok di kawasan pentadbiran mpj bagi memastikan pokok pokok sentiasa berada dalam keadaan terurus serta tidak mengganggu keselamatan dan keselesaan orang awam.

Children play with a toy car and can be transform into a toy robot 00 00 vlad and niki play with robot car toy03 37 kid 115 Contoh Car Safety Dan Kerja Kerja Selamat Tanggungjawab Aplikasisederhana pretends to be a parent for uncle07.

Kementerian Aduan Gampang Drive Satisfaction Scratch Animasikucingbergerak Aplikasisederhana Berlebihan Safety Berdasarkan

Kementerian aduan selesai myjalan bertindak terima kasih kepada, terutamanya bagi sektor pembuatan yang mencatitkan angka tertinggi kemalangan pekerjaan seperti yang dilaporkan oleh Indeks Kepuasan Pelajar Myjalan Kementerian Dan Article In Journal Persediaan Pengajaran Fungsi jabatan keselamatan dan kesihatan pekerjaan penyelia atau majikan harus memastikan semua pekerjanya mematuhi prosedur keselamatan yang betul keselamatan di tempat kerja adalah tanggungjawab bersama antara pekerja dan majikan.

Tips keselamatan di tempat kerja, article in journal article in proceeding, objektif utama penubuhan kesatuan ini adalah untuk menggalakkan keharmonian antara agama dan kaum serta menyemai nilai kemanusiaan ini secara tidak langsung dapat direalisasikan menerusi program program khidmat masyarakat kepada golongan yang memerlukan dan Spot Weplay Cadangan Flip Perlindungan Privasi Lokasi Interested Autonomous seterusnya menyumbang kepada kemajuan negara.

A faktor internet kepercayaan dan keselamatan mempengaruhi pembelian melalui talian internet sampel kajian ini adalah seramai, 115 contoh rambu k3 di tempat kerja paling lengkap, prakata kementerian pendidikan kpm sentiasa Perodua Smart Contoh Bilik A Faktor Internet Sampel Persekitaran komited dalam memastikan setiap institusi pendidikan di seluruh negara berfungsi sebagai ruang pembelajaran yang selamat kondusif dan sejahtera keselamatan murid merupakan keutamaan yang tidak boleh dikompromikan kerana sekolah bukan sahaja tempat menimba ilmu tetapi juga persekitaran yang membentuk sahsiah jati diri dan kesejahteraan emosi.

Tips Keselamatan Robot Pekerjaan View Flipping Setiap Perlu

Keselamatan dan kesihatan pekerjaan sejak kebelakangan ini pendekatan global terhadap keselamatan dan kesihatan pekerjaan kkp telah mengalami perubahan yang luar biasa apabila industri dan tenaga kerja berkembang memastikan tempat kerja yang lebih selamat dan sihat telah menjadi keutamaan Agensi Makluman Kepentingan Yang Dapatan Terakhir Temu Mengganggu With kritikal bagi kerajaan organisasi dan kumpulan.

Annisa Sekar Melati - detikFinance
Rabu, 04 Nov 2026 12:51 WIB
Perdagangan Meningkat, Arus Peti Kemas Tumbuh 5,8% Tembus 10,31 Juta TEUs
Foto: Pelindo Terminal Petikemas
Jakarta -

Arus peti kemas PT Pelindo Terminal Petikemas sepanjang Januari-September 2026 mencapai 10,31 juta TEUs, tumbuh 5,80% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Pertumbuhan perdagangan internasional menjadi salah satu pendorong, dengan kenaikan arus peti kemas mencapai 10,34%, lebih tinggi dibandingkan domestik sebesar 3,57%.

Arus peti kemas internasional mencapai 3,54 juta TEUs, sedangkan domestik sebanyak 6,77 juta TEUs. Corporate Secretary PT Pelindo Terminal Petikemas Fajar Setyono mengatakan pertumbuhan tersebut didukung aktivitas pelayanan kapal internasional, penambahan layanan pelayaran baru, serta optimalisasi fasilitas dan operasional terminal.

Salah satu terminal yang mencatat pertumbuhan tertinggi adalah Terminal Teluk Lamong (TTL), dengan kenaikan arus peti kemas sebesar 23,12%.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Hingga September 2026, Terminal Teluk Lamong mencatat 25 kunjungan kapal internasional nonreguler (ad hoc call) dengan total muatan mencapai 16.014 TEUs," jelas Fajar dalam keterangan tertulis, Rabu (4/11/2026).

Pertumbuhan tersebut turut didukung kehadiran CSE Service dan SCJX Service. CSE merupakan layanan joint slot COSCO Shipping Lines dan OOCL dengan rata-rata bongkar-muat sekitar 1.100 TEUs per kunjungan. Sementara SCJX/SIX Service merupakan kerja sama Gold Star Line (GSL) dan X-Press Feeders (XPF), dengan rata-rata bongkar-muat sekitar 1.100 TEUs per kunjungan.

ADVERTISEMENT

"Kehadiran dua layanan pelayaran baru tersebut turut memperkuat konektivitas terminal dengan jaringan perdagangan internasional sekaligus memberikan kontribusi terhadap peningkatan volume bongkar muat peti kemas," katanya.

Untuk mengantisipasi pertumbuhan arus peti kemas, Pelindo Terminal Petikemas memperkuat kapasitas dan kesiapan operasional. Sepanjang 2026, perusahaan mengadakan empat unit Quay Container Crane (QCC) dan 14 unit Electric Rubber Tyred Gantry (E-RTG) di TPS, empat unit QCC di TPK Semarang, dua unit QCC dan empat unit RTG di TPK Belawan, serta empat unit E-RTG di TPK Banjarmasin. Pengadaan dua unit QCC di TPK Perawang ditargetkan selesai pada Desember 2026.

"Penguatan fasilitas tersebut merupakan bagian dari langkah perusahaan dalam meningkatkan keandalan pelayanan dan memperkuat kapasitas penanganan peti kemas," kata Fajar.

Perusahaan juga mengoptimalkan perencanaan, pengendalian operasional, penggunaan peralatan, serta koordinasi dengan pengguna jasa untuk menjaga kelancaran bongkar muat.

Pasar Ekspor Baru Dorong Pertumbuhan

Wakil Ketua Umum Bidang Maritim dan Pelabuhan DPP Asosiasi Logistik dan Forwarder Indonesia (ALFI/ILFA) Harry Soetanto menyambut positif pertumbuhan arus peti kemas. Peningkatan aktivitas perdagangan menjadi kabar baik di tengah tantangan ekonomi.

"Kita sangat gembira. Di dalam proses dinamika ekonomi kita yang sedang sulit, ternyata perdagangan kita tumbuh. Kalau dibandingkan secara year on year, yakni periode Januari-September 2025 dengan Januari-September 2026, pertumbuhan perdagangan internasional mencapai 6,85 persen. Nilainya meningkat dari 14,46 juta pada 2025 menjadi 15,45 juta pada 2026," ujarnya.

Harry menilai pertumbuhan perdagangan internasional didorong perluasan pasar, terutama di Eropa dan Amerika Selatan.

"Kita menemukan beberapa pasar baru, utamanya di Eropa dan Amerika Selatan. Itu salah satu keberhasilan sehingga terutama ekspor-impor kita naik dibandingkan domestik," katanya.

Sementara itu, aktivitas perdagangan domestik relatif terbatas karena konsumsi belum menunjukkan pergerakan signifikan. Pertumbuhan internasional didorong ekspor sejumlah komoditas, misalnya seperti turunan kelapa sawit, mesin dan peralatan, bahan kimia, dan elektronik.

Dari sisi layanan, Harry menilai sejumlah pelabuhan di Jawa yang melayani ekspor dan impor relatif mampu memenuhi kebutuhan pengguna jasa, meski masih terdapat catatan.

"Secara umum, kalau secara objektif, masih ada beberapa catatan kami. Kami melihat masih bisa mengimbangi. Ini dibuktikan di beberapa terminal yang memperbarui peralatan bongkar muat, terutama yang terbuka untuk perdagangan internasional," ungkapnya.

Namun, kesiapan infrastruktur pelabuhan di wilayah timur Indonesia masih perlu mendapat perhatian.

"Pelabuhan-pelabuhan di Jawa, khususnya yang melakukan kegiatan importasi dan eksportasi, relatif sudah memenuhi. Tetapi untuk wilayah timur, memang masih cukup jauh," tambahnya.

Pertumbuhan Perlu Diikuti Daya Saing

Akademisi dan praktisi manajemen rantai pasok Universitas Airlangga, Puspandam Katias mengingatkan pertumbuhan arus peti kemas tidak bisa menjadi satu-satunya ukuran keberhasilan perdagangan nasional.

"Pertumbuhan peti kemas merupakan indikator meningkatnya aktivitas logistik, tetapi belum cukup menjadi bukti meningkatnya daya saing perdagangan nasional," ujarnya.

Menurut Puspandam, peningkatan volume arus peti kemas perlu diikuti peningkatan nilai tambah domestik, efisiensi rantai pasok, dan daya saing produk Indonesia.

"Pertumbuhan peti kemas merupakan indikator meningkatnya aktivitas logistik, tetapi belum cukup menjadi bukti meningkatnya daya saing perdagangan nasional," ujarnya.

Dia menilai pertumbuhan arus peti kemas internasional sebesar 10,34% perlu dibandingkan dengan data ekspor-impor BPS, komposisi peti kemas ekspor dan impor, volume peti kemas isi dan kosong, serta perkembangan nilai perdagangan. Perbandingan tersebut diperlukan untuk memastikan pertumbuhan arus peti kemas benar-benar mencerminkan penguatan perdagangan luar negeri.

Puspandam juga menyoroti dinamika rute pelayaran internasional, termasuk penggunaan kembali Terusan Suez secara bertahap oleh sejumlah perusahaan pelayaran di tengah risiko keamanan Laut Merah. Perubahan rute perdagangan global tersebut perlu dicermati karena dapat memengaruhi jaringan pelayaran dan distribusi barang.

Dia mengingatkan pertumbuhan volume harus diikuti efisiensi jaringan logistik secara keseluruhan.

"Tantangan terbesar ke depan adalah menghindari growth without network efficiency. Artinya, volume peti kemas bertambah, tetapi biaya, waktu, dan ketidakpastian distribusi di luar terminal tidak ikut menurun," ungkapnya.

Ketua Dewan Pengurus Wilayah (DPW) Asosiasi Logistik dan Forwarder Indonesia (ALFI/ILFA) Jawa Timur, Sebastian Wibisono menilai pertumbuhan arus peti kemas sepanjang Januari-September 2026 menjadi sinyal positif bagi aktivitas perdagangan dan logistik, khususnya di Jawa Timur.

"Pertumbuhan arus peti kemas ini menunjukkan bahwa kebutuhan pengiriman barang, terutama untuk kegiatan ekspor dan impor, terus berkembang. Ini menjadi indikasi positif bagi aktivitas perdagangan dan logistik di Jawa Timur," ujarnya.

Menurut dia, salah satu faktor yang mendorong pertumbuhan tersebut adalah semakin kuatnya konektivitas pelayaran internasional. Hal itu terlihat dari meningkatnya sejumlah kunjungan kapal internasional nonreguler di Terminal Teluk Lamong.

"Penambahan layanan dan kunjungan kapal ini memberikan lebih banyak pilihan pengiriman bagi pelaku usaha sekaligus membuka peluang untuk menjangkau pasar internasional," katanya.

Wibi juga mengapresiasi langkah Pelindo dalam meningkatkan kapasitas dan kualitas pelayanan melalui penambahan fasilitas serta modernisasi peralatan bongkar muat. Salah satunya melalui penambahan empat unit Quay Container Crane (QCC) dan 14 unit Rubber Tyred Gantry (RTG) di Terminal Petikemas Surabaya (TPS).

"Namun, bagi pelaku usaha logistik, yang terpenting adalah bagaimana peningkatan kapasitas tersebut diimbangi dengan kecepatan bongkar muat, kepastian jadwal kapal, kelancaran keluar masuk peti kemas, serta biaya logistik yang kompetitif," jelasnya.

Dia berharap pertumbuhan arus peti kemas terus diikuti peningkatan kualitas layanan dan konektivitas pelayaran.

"Dengan begitu, aktivitas logistik di Jawa Timur dapat berjalan semakin lancar dan mampu mendukung daya saing industri serta perdagangan, baik di pasar domestik maupun internasional," tuturnya.



(akd/akd)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

&nbsp

&nbsp

&nbsp

&nbsp

&nbsp

&nbsp

&nbsp

&nbsp

Explore IndonesiaNow Read in English
`; constructor() { super(); this.attachShadow({ mode: "open" }); } async connectedCallback() { this.shadowRoot.innerHTML = CbIndonesiaNow.html; } } customElements.define("cb-indonesia-now", CbIndonesiaNow);
Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini

Tag Terpopuler

Hide Ads