Kementerian Sosial (Kemensos) melakukan pemeriksaan secara menyeluruh pada setiap siswa Sekolah Rakyat (SR), termasuk soal minat dan bakat. Dalam penelusuran minat dan bakat siswa, SR melakukan pemetaan dengan pendekatan Talent DNA.
Mensos Saifullah Yusuf menyatakan lebih dari 11 ribu siswa telah dipetakan bakat dan minatnya melalui Talent DNA. Hasilnya membuat Kemensos terharu lantaran empat dari 10 anak memiliki bakat di bidang sains dan teknologi.
"Bakat mereka mengarah pada profesi insinyur dan ahli teknologi, guru dan penegak hukum, dokter dan tenaga kesehatan," kata sosok yang akrab dipanggil Gus Ipul itu pada Peringatan 1 Tahun Sekolah Rakyat dan Sumpah Pemuda di Makassar, Sulsel, Rabu (28/10/2026), diakses melalui YouTube Kemensos RI.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Selain itu, ada dua talenta pada siswa SR yang menurut Gus Ipul membuatnya semakin terharu. Kedua talenta tersebut adalah tulus dan setara.
"Di antara talenta terkuat mereka ada dua kata yang indah, yaitu tulus dan kesetaraan. Saya ulangi sekali lagi, tulus dan kesetaraan," sampainya.
Kemiskinan Tak Boleh Diwariskan
Setiap minat, bakat, dan talenta siswa ini kemudian dipupuk dan dikembangkan selama menempuh pendidikan di SR. Melalui SR, pemerintah ingin memutus rantai kemiskinan melalui pendidikan dan menegaskan bila kemiskinan tak boleh lagi diwariskan kepada masa depan bangsa.
Gus Ipul menekankan bila Sekolah Rakyat tidak membuka pendaftaran tapi penjangkauan. Negara menjadi pihak pertama yang datang mengetuk pintu melalui petugas pendamping sosial.
"Para pendamping mendatangi langsung hampir setengah juta anak di 497 kabupaten dan kota dan di balik pintu-pintu itu, kami menemukan kenyataan yang selama ini tidak terlihat," paparnya.
Kemensos menemukan lebih dari 180 ribu anak usia sekolah ternyata sudah bekerja, padahal mereka seharusnya belajar. Untuk itu, melalui SR, anak-anak ini kembali kepada kewajiban utamanya yakni belajar.
"Atas arahan Bapak Presiden, setelah ditemukan, anak-anak ini kami bawa pulang ke rumah barunya, (yaitu) Sekolah Rakyat," tegas Gus Ipul.






























































