Ribuan warga yang terdampak kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kota Palangka Raya dan sekitarnya mendapat bantuan dari pemerintah pusat. Sekitar 30 ribu paket bantuan disalurkan untuk membantu memenuhi kebutuhan pokok masyarakat sekaligus mendukung pemulihan kesehatan akibat paparan asap.
Bantuan yang merupakan bentuk kepedulian Presiden Republik Indonesia tersebut disalurkan di kawasan Koperasi Desa Merah Putih, Jalan Tjilik Riwut Km 8, Kelurahan Bukit Tunggal pada Rabu (28/10/2026).
Penyaluran bantuan dihadiri Pangdam XXII/Tambun Bungai Mayjen TNI Zainul Arifin, kreator konten kuliner Bobon Santoso, Wakil Wali Kota Palangka Raya Achmad Zaini, serta ratusan warga penerima manfaat.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Zainul mengatakan, bantuan tersebut diprioritaskan bagi masyarakat yang merasakan langsung dampak karhutla. Selain membantu kebutuhan sehari-hari, bantuan diharapkan dapat meringankan beban warga yang menghadapi gangguan aktivitas dan kesehatan akibat kondisi lingkungan yang terdampak asap.
"Bantuan ini dari pemerintah pusat untuk masyarakat yang terdampak langsung karhutla. Harapannya, bantuan ini dapat mengurangi beban masyarakat sehingga mereka bisa memulihkan kesehatan," kata Zainul dalam keterangan yang diterima detikKalimantan, Kamis (29/10/2026).
Bantuan yang disalurkan mencakup beras, kebutuhan pokok, oksigen, masker, hingga susu formula untuk anak-anak dan ibu hamil. Jenis bantuan tersebut disesuaikan dengan kebutuhan dasar masyarakat, terutama kelompok yang memerlukan perhatian lebih di tengah dampak kabut asap.
Namun, Zainul mengakui bantuan yang tersedia belum bisa menjangkau seluruh warga terdampak. Karena itu, penyalurannya dilakukan dengan memprioritaskan masyarakat yang dinilai paling membutuhkan di Palangka Raya dan wilayah sekitarnya.
"Tak hanya warga, perhatian pemerintah juga diberikan kepada para relawan yang berjibaku menangani karhutla di lapangan. Mereka menerima perlengkapan alat pelindung diri (APD), di antaranya sepatu bot, helm, kacamata pelindung, serta perlengkapan pendukung lainnya," katanya.
Menurut Zainul, perlengkapan tersebut penting untuk menunjang keselamatan relawan saat melakukan pemadaman maupun penanganan kebakaran. Dengan perlindungan yang memadai, para petugas diharapkan dapat menjalankan tugas secara lebih aman di tengah kondisi lapangan yang berisiko.
"Kita juga memberikan bantuan perlengkapan ke relawan berupa APD seperti sepatu bot, helm, kacamata dan lainnya untuk khusus relawan yang aktif di lapangan," ungkapnya.
Penyaluran bantuan serupa sebelumnya telah dilakukan di Kelurahan Kalampangan, Palangka Raya, serta Kabupaten Kapuas. Pemerintah juga menyiapkan pola penyaluran langsung dari rumah ke rumah atau door to door agar warga yang tidak dapat hadir di lokasi pembagian tetap memperoleh bantuan.
"Sebelumnya, bantuan dari Presiden kita bagikan di wilayah Kapuas dan di Kelurahan Kalampangan. Selanjutnya kita akan door to door, yang tidak bisa berkumpul di sini akan kita datangi," tandasnya.
Melalui penyaluran tersebut, pemerintah berharap bantuan kebutuhan pokok dan perlengkapan kesehatan dapat membantu masyarakat melewati masa sulit akibat karhutla. Sementara itu, dukungan APD diharapkan memperkuat kesiapan relawan sekaligus mengurangi risiko keselamatan saat menangani kebakaran di lapangan.




























































