Selain daging buahnya, kulit buah juga menawarkan manfaat bagi kesehatan. Bahkan, terkadang nutrisi lebih besar ditemukan di kulit buah, seperti pada buah berikut.
Sebagian besar buah dilapisi dengan kulit luar yang membungkus bagian dagingnya. Secara alami, kulit buah ini punya manfaat untuk melindungi bagian dalamnya dari kerusakan fisik di luar, termasuk mencegah masuknya serangga, jamur, bakteri, parasit, hingga mencegah daging buah mengering atau kehilangan terlalu banyak air akibat penguapan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Namun, ketika memakan buah, sebagian orang mungkin secara refleks mengupas kulitnya. Hanya mengonsumsi bagian daging. Padahal, di beberapa buah, kulitnya mengandung nutrisi lebih besar dan menawarkan manfaat baik untuk kesehatan. Tak sekadar dimakan langsung, kulit-kulit buah ini bisa diolah menjadi bahan yang lebih nikmat atau menjadi bahan memasak yang bermanfaat.
Lantas, buah apa saja yang kulitnya bermanfaat? Dilansir dari realsimple.com (2/11), berikut daftarnya!
1. Mangga
kulit mangga sebenarnya bermanfaat untuk kesehatan. Foto: iStock |
Buah mangga secara umum menjadi sumber vitamin C, E, dan serat yang baik. Meskipun sebagian orang menganggap nutrisi ini hanya berada di dalam daging mangga, menurut penelitian yang disebut Real Simple, kulit buah mangga juga mengandung nutrisi menarik, seperti 36 -78 gram serat di dalam 10 gram kulit buah mangga.
Karena sifat nutrisinya, para ilmuwan pangan sedang meneliti kemungkinan menciptakan bubuk dari kulit mangga yang nantinya bisa ditambah ke produk roti, pasta, dan jeli. Namun, perlu diingat bahwa beberapa orang mungkin mengalami reaksi alergi terhadap kulit mangga.
Oleh karena itu, jangan sembarangan makan, dan lebih baik tes alergi terlebih dahulu.
2. Pisang
Kulit pisang juga bermanffaat untuk dijadikan keripik hingga olahan makanan lain. Foto: Getty Images/ROHE Creative Studio |
Pisang juga termasuk superfood yang digemari banyak orang. Namun, kamu tidak boleh mengabaikan kulit bagian luarnya.
Di beberapa negara dunia, kulit pisang tidak dibuang begitu saja, melainkan digunakan untuk memasak berbagai hidangan. Kulit pisang dikenal kaya akan serat larut, antioksidan, dan makronutrien.
Antioksidan, seperti polifenol karotenoid, dan flavonoid membantu menangkal radikal bebas. Sedangkan mineral, seperti kalium, magnesium, dan kalsium penting untuk keseimbangan cairan dan kesehatan jantung.
Di Lumajang, kulit pisang diolah menjadi keripik yang renyah dan sedap. Masyarakat India dan Sri Lanka juga menjadikan kulit pisang sebagai hidangan kari dan tumisan dengan campuran rempah-rempah.
3. Kiwi
Siapa sangka kulit buah kiwi juga bisa dimakan dan tawarkan nutrisi baik. Foto: Getty Images/iStockphoto |
Kiwi dilapisi dengan kulit buah warna cokelat dengan tekstur agak tebal, kaku, dan diseliputi bulu-bulu halus. Mungkin kamu merasa tidak nyaman jika makan kiwi tanpa mengupas kulitnya.
Padahal, buah kecil ini dapat membantu menjaga keteraturan buang air besar, terutama jika dimakan bersama kulitnya. Studi yang disebutkan situs ini menunjukkan bahwa mengonsumsi dua buah kiwi setiap hari bisa meningkatkan frekuensi buang air besar dan membantu mengatasi sembelit ringan.
Untuk mendapatkan lebih banyak serat yang penting untuk pergerakan usus, direkomendasikan untuk makan kiwi utuh. Kalau memang tidak nyaman dengan kulitnya yang berbulu, bisa coba varian kiwi emas atau golden kiwi yang tekstur kulit luarnya halus tanpa bulu kasar.
Mengonsumsi golden kiwi langsung juga aman dan dapat meningkatkan kandungan serat hingga 50 persen.
4. Semangka
Kulit Semangka Kaya Nutrisi, Bisa Diolah Jadi tumisan hingga kimchi. Foto: Getty Images/iStockphoto/Aneta_Gu |
Sebelum membuang kulit semangka ke tempat sampah, pertimbangkan untuk mempertahankan kulitnya. Kulit semangka mengandung sitrulin, sebuah senyawa yang membantu mengatur tekanan darah, antioksidan, dan mineral, seperti kalsium, magnesiun, kalium, dan zat besi.
Bagian daging putih di kulitnya juga mengandung nutrisi, seperti L-citruline, serat, vitamin A, vitamin C, serta antioksidan likopen, dan flavonoid. Kandungan L-cutrulline dapat menurunkan tekanan darah dan melebarkan pembuluh darah. Kulit semangka juga kaya serat yang bisa mencegah dan mengatasi sembelit.
Bahkan, acar kulit semangka adalah makanan lezat bagi masyarakat dunia bagian Selatan. Kulit semangka juga bisa ditumis dengan bahan lain, menciptakan tekstur yang mirip seperti tumisan pepaya muda.
5. Butternut Squash
Butternut squash termasuk salah satu jenis labu musim dingin. Bentuknya mirip lonceng atau bohlam, dengan bagian atas berbentuk tabung dan bawah lebih menggembung. Kulitnya berwarna krem atau kuning kecokelatan dan cukup keras serta berserat. Tidak heran jika banyak orang memilih mengupasnya sebelum dimasak.
Namun menurut USDA, bagian tersebut dapat dimakan. Penelitian tentang labu butternut menemukan bahwa kulitnya kaya akan antioksidan dan bisa melunak jika dimasak. Terutama jika kamu memilih labu acorn atau delicata.
Namun, pastikan kulit labunya dicuci bersih dan dimasak sampai lunak. Kulitnya kaya akan serat dan antioksidan, seperti fenolik yang baik untuk pencernaan dan kesehatan secara keseluruhan.






























































Syukur668 Premium Online Since Stabil Khas Muat Turun Thrilling Mengujakan
W99 Login And Instantly ホーザン Amoled W 99 Focused Hundreds