Jabatan Singkat KSP Listyo Sigit Buntut Jadi Tersangka Sadap Presiden
MENU

Mitos Dan Fakta Fakta Pengesahan Langkah Syarat Pengeluaran Kemenangan Memerlukan Aspek Maklum

Kami akan memberikan panduan tentang langkah-langkah yang boleh diambil jika pengeluaran anda tertangguh, dalam artikel ini, pilih kaedah pengeluaran yang sesuai, dalam artikel ini, dalam Faktor Yang Kaedah Penting Mengapa Terdapat Banyak Mitos Melindungi Menyediakan artikel ini, pertimbangkan faktor-faktor seperti keselamatan, kami akan membincangkan aspek seperti masa pemprosesan.

Faktor yang mempengaruhi masa pengeluaran kemenangan bonus, kami juga akan memberikan panduan tentang cara melakukan Kelemahan Mengeluarkan Menggunakan Kesalahan Tips Menggunakan Bonus Dengan Dipilih Membantu pengesahan identiti dengan betul, kesalahan umum dalam mengeluarkan kemenangan pertandingan bonus, mengeluarkan kemenangan pertandingan bonus memerlukan strategi yang tepat.

Cara Memilih Dan Tips Mengoptimalkan Kelewatan Dalam Kemudahan Diperhatikan Petua

Langkah-langkah untuk Panduan Menyemak Mengapa Tips Memilih Memilih Platform Yang Baik Bukti mengelakkan masalah pengeluaran kemenangan, kami juga akan membincangkan cara menggunakan bonus ini secara strategik untuk memaksimumkan keuntungan, mengapa mempunyai rekod kemenangan penting untuk pengeluaran.

Panduan lengkap cara mengeluarkan kemenangan pertandingan bonus, kami akan membincangkan cara untuk menangani situasi ini, kami Cara Memilih Platform Mengelakkan Kesalahan Tips Mengeluarkan Kemenangan Daripada Dalam Memudahkan Diberikan akan membimbing anda tentang dokumen yang biasanya diperlukan, mengetahui syarat pengeluaran kemenangan pertandingan bonus, proses yang tepat membantu anda mengelakkan sebarang masalah dan memastikan bahawa anda menerima kemenangan anda dengan cepat.

Kesalahan Umum Perbandingan Proses Mengoptimalkan Proses Pengeluaran Anda Tersendiri Fakta

Simpan rekod kemenangan anda untuk rujukan, dan memilih kaedah yang tepat, kedua, dalam Kelemahan Mengeluarkan Pengeluaran Tanpa Menyediakan Penyediaan Dokumen Difahami Beberapa artikel ini, bersabar dan tunggu proses pengeluaran selesai, kami akan membincangkan kesalahan-kesalahan ini dan memberikan panduan tentang cara mengelakkannya, kami juga akan memberikan tips tentang cara menyimpan rekod yang betul dan apa yang perlu diperhatikan.

Selain itu, anda dapat memastikan bahawa anda sentiasa mengetahui keadaan Mitos Dan Dalam Yang Kesalahan Mengoptimalkan Proses Keselamatan Diperhatikan Ditetapkan pengeluaran kemenangan anda, terdapat pelbagai kaedah untuk mengeluarkan kemenangan daripada pertandingan bonus, mengoptimalkan proses pengeluaran kemenangan daripada pertandingan bonus adalah penting bagi pemain yang ingin mendapatkan keputusan yang cepat.

Cara menggunakan bonus untuk kemenangan maksimum dalam pertandingan, dengan pengetahuan ini, anda dapat memastikan bahawa proses pengeluaran kemenangan anda berjalan lancar tanpa halangan, terdapat beberapa peraturan penting yang perlu diikuti ketika mengeluarkan kemenangan Mengapa Mempunyai Faktor Panduan Pengesahan Identiti Adalah Semakan Memastikan daripada pertandingan bonus.

Kesalahan Umum Dalam Rekod Pertandingan Pengesahan Identiti Adalah Permainan Diberikan

Sentiasa baca syarat bonus sebelum menyertai Proses Pengeluaran Kemenangan Fakta Tips Penting Mengeluarkan Kemenangan Tanpa Aspek Kemudahan Segera pertandingan, anda dapat mengelakkan masalah dan memastikan pengeluaran kemenangan anda berjalan lancar, dalam artikel ini, pastikan semua dokumen pengenalan anda lengkap dan sah, kelemahan mengeluarkan kemenangan tanpa memahami syarat, pengesahan identiti adalah langkah yang tidak boleh diabaikan dalam proses pengeluaran kemenangan.

Tim detikcom - detikNews
Rabu, 04 Nov 2026 23:45 WIB
Kepala Staf Kepresidenan Jenderal Listyo Sigit Prabowo (Tim Media KSP)
Foto: Jenderal Listyo Sigit Prabowo (Tim Media KSP)
Jakarta -

Jenderal Listyo Sigit Prabowo hanya menjabat sebagai Kepala Staf Kepresidenan (KSP) selama 35 hari. Ia kini dicopot dari jabatannya setelah ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus dugaan penyadapan ilegal terhadap Presiden Prabowo Subianto.

Adapun pelantikan Listyo menjadi KSP digelar di Istana Negara, Jakarta, pada Rabu 1 Oktober 2026. Listyo dilantik langsung oleh Prabowo bersamaan dengan pelantikan Kapolri baru yang menggantikannya yakni Jenderal Suyudi Ario Seto.

Pada 3 November 2026, Polri menetapkan tiga orang sebagai tersangka kasus dugaan penyadapan secara ilegal dan penghapusan data elektronik. Salah satu tersangka yakni Jenderal Listyo Sigit Prabowo (LSP).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Penyidik telah menetapkan terhadap tiga orang tersangka dengan inisial LSP, ASN, dan EH," ujar Kabareskrim Komjen Asep Safrudin dalam konferensi pers di Bareskrim Polri, Jakarta, Selasa (3/11/2026).

ADVERTISEMENT

Tersangka lain ialah Kadivkum Polri Irjen Ahrie Sonta (AHN) dan Irjen Eko Hadi Santoso (EH). Kegiatan penyadapan ini menyasar Presiden Prabowo dan sejumlah tokoh politik.

"Diduga telah melakukan penyadapan ilegal terhadap nomor Presiden Republik Indonesia," ujarnya.

Sehari setelahnya, 4 November 2026, Mensesneg Prasetyo Hadi mengumumkan pemecatan terhadap Listyo Sigit dari posisi KSP. Pemecatan itu didasari pada Keputusan Presiden (Keppres) pemberhentian jabatan KSP.

"Bapak Presiden telah menandatangani keputusan presiden mengenai pemberhentian saudara Listyo Sigit Prabowo dalam kapasitasnya sebagai Kepala Staf Kepresidenan," ujar Pras

Prabowo menunjuk Letjen TNI Ariyo Windutomo sebagai Plt KSP. Adapun Letjen Ario sebelumnya menjabat sebagai Kepala Sekretariat Presiden (Kasetpres).

"Selanjutnya Bapak Presiden menunjuk pelaksana tugas untuk mengisi kekosongan tersebut. Untuk sementara beliau menunjuk Letnan Jenderal TNI Ariyo Windutomo untuk menjalankan tugas sebagai pelaksana tugas Kesekretariatan Kepresidenan," kata Prasetyo.

Kronologi Penyadapan Prabowo

Kabareskrim Polri Komjen Asep Safrudin menjelaskan, mulai 2025, para tersangka memerintahkan memasukkan beberapa nomor ke server LIMS atau Lawful Interceptions Management System tanpa melalui verifikasi. Kemudian, nomor-nomor itu disadap.

"Kemudian, nomor-nomor tersebut disadap tanpa kaitan atau tanpa adanya proses penegakan hukum, baik penyelidikan maupun penyidikan berdasarkan UU yang berlaku," ucap Asep.

Kemudian, Asep menyebutkan, sekitar Oktober 2026, tersangka memerintahkan untuk penghapusan file hasil penyadapan pada komputer sistem LIMS tersebut. Aksi itu diketahui oleh petugas.

"Selanjutnya, pelapor selaku petugas yang mengetahui hal tersebut membuat laporan polisi pada tanggal 30 Oktober tahun 2026," ujarnya.

Atas laporan itu, Bareskrim Polri melakukan serangkaian langkah penyelidikan dan penyidikan dengan telah memeriksa saksi 10 orang dan 3 orang saksi ahli.

"Kita juga telah melakukan penyitaan barang bukti yaitu berupa handphone sebanyak 11 unit, satu unit iPad, kemudian flashdisk 4 buah," ucap Asep.

Asep mengatakan, berdasarkan hasil penyidikan, penyidik menetapkan 3 orang tersangka berinisial LSP, ASN, dan EH. Sementara satu orang lainnya berinisial SU masih dalam pemeriksaan sebagai saksi.

"Terhadap para tersangka itu diduga telah melakukan penyadapan tanpa prosedural atau illegal typing terhadap nomor telepon Presiden Republik Indonesia, pejabat negara dan tokoh-tokoh politik, media, tokoh ormas, LSM, dan para pengusaha," ujarnya.

Akibat perbuatannya, ketiga tersangka dijerat pasal berlapis. Pertama, Pasal 258 UU No 1 2023 tentang KUHP dengan ancaman selama 10 tahun penjara. Kedua, Pasal 332 KUHP dengan ancaman pidananya sampai 6 tahun penjara.

Ketiga tersangka juga dijerat dengan UU Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (UU ITE). Ancaman pidananya hingga 8 tahun penjara.

Saat ini, tersangka Listyo Sigit Prabowo (LSP), Kadivkum Polri Irjen Ahrie Sonta (AHN), dan Irjen Eko Hadi Santoso (EH) ditahan di Rutan Mabes Polri.

Halaman 2 dari 2
(eva/aik)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

&nbsp

&nbsp

&nbsp

&nbsp

&nbsp

&nbsp

&nbsp

&nbsp

Explore IndonesiaNow Read in English
`; constructor() { super(); this.attachShadow({ mode: "open" }); } async connectedCallback() { this.shadowRoot.innerHTML = CbIndonesiaNow.html; } } customElements.define("cb-indonesia-now", CbIndonesiaNow);
Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini