Wardatina Mawa, buka suara soal nafkah anak dari pengusaha Insanul Fahmi setelah keduanya resmi bercerai. Selebgram asal Medan tersebut, membenarkan jika kewajiban dari mantan suaminya itu untuk putra semata wayang mereka, Afnan, hingga kini masih tersendat dan belum terpenuhi secara lancar.
Berdasarkan putusan Pengadilan Agama Lubuk Pakam pada Juli 2026, hak asuh anak jatuh ke tangan Mawa. Sedangkan pihak mantan suami diwajibkan memberikan nafkah anak sebesar Rp 3 juta setiap bulannya.
Namun, hak anak tersebut belum kunjung dipenuhi.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Iya, memang faktanya kayak gitu ya. Karena sampai detik ini sulit untuk apa ya, gak ada bukan menuntut, akan tetapi itu hak dan kewajiban yang harus dipenuhi," kata Wardatina Mawa saat ditemui di kawasan Pondok Indah, Jakarta Selatan, kemarin, dikutip dari detikHot.
Wardatina Mawa mengaku, sudah tidak mau memperpanjang polemik dan lelah jika terus menerus harus menagih kewajiban tersebut. Ia kini memilih untuk tidak lagi berharap pada itikad mantan suaminya demi menghindari pertikaian.
"Kayaknya udah di titik nggak mau, nggak mau berharap," tuturnya.
Daripada menanti tanggung jawab yang tak kunjung datang, Mawa pun memutuskan untuk bangkit. Sebagai orang tua tunggal, ia kini lebih memilih banting tulang dan aktif mengambil berbagai tawaran pekerjaan di industri fashion.
"Jadi ya udah, sekarang kerja keras aja berusaha mandiri, berdiri di kaki sendiri untuk masa depan anak," tegas Mawa.
Mawa menambahkan, energi dan fokus utamanya saat ini tercurah sepenuhnya untuk tumbuh kembang dan bekal hidup sang putra.
"Pengin membahagiakan dia, membimbing dia, membekali dia ilmu agama, ilmu dunia, semuanya. Jadi fokus aja membahagiakan dia," pungkasnya.



























































