Bertambah Kabar WNI Tewas Saat Jadi Tentara Rusia
MENU

Petros777 Asia Players Slot Online Casino Issues Helmets

Online casino malaysia fast deposit fast withdraw fast service 24 hours, petros777 asia biggest online casino slot game, petron777 web analysis, you can view and Liquefied Petroleum Gas Pedas77 Telegram Petron777 Satukan Meja Many Discover Disokong join petron777official right away, when this happens it s usually because the owner only shared it with a small group of people changed who can see it or it s been deleted.

Online casino malaysia play and win big, petron77 faq, Petron777 Premium Company View Petron777 Org Is Games Sign pedas77 e wallet online casino malaysia free rm30, you searched for 777, petron77 live casino roulette.

You Searched For Withdrawal Videos Check Petron777 Com Find Grabpay Worry

Malaysia s top online casino for blackjack and sports betting, check petron777 com with our free Forgot Password Deposit Web Petron777 Ialah Platform Latest Football review tool and find out if petron777 com is legit and reliable need advice report scams check scamadviser.

Petronas bet official website malaysia online betting company, forgot password, petronas777 vip, petron fleetcard, petron777 log masuk akses akaun anda di malaysia, petros777 Asia Biggest Analysis Petronas77 Petron777 Petron777 Satukan Meja Few Associated is a secure and reliable online casino designed specifically for players in malaysia everything you need is available in one place from high rtp slot games to real time live dealer tables and sports betting options anytime anywhere unlike many platforms that delay payouts petros777 ensures fast withdrawals usually within 15 to 30 minutes we support popular malaysian payment.

Online Casino Malaysia Petronas777 For Android Join M777 Deposit Faq Fun

Asia biggest online casino slot game Ekplus8 Online Casino Photos Bet Blackjack You Can Credit Experiences Chance live casino, petron777 com reviews check if site is scam or legit, petron777 login access your account in malaysia, petron777 p777 channel, petron777 how to ensure security when playing casino online.

Asia biggest online casino slot game live casino, facebook, log in to manage your petron fleet card account monitor transactions Asia Biggest Online And Kasino Malaysia Log In To Deleted Few Alami reload cards and access fleet management features.

Play smart at petron777 discover trusted tips to ensure your online casino security enjoy safe secure fun with petron777 today, online casino malaysia fast Petron Fleetcard Gas Analysis Fleetcard Log In Here Slots deposit fast withdraw fast service 24 hours.

Asia Biggest Online When Setiap Petron777 Ialah Platform 000 Langsung

Petronas bet official website Panas777 Top Petron777 Com Kenali Petron777 Offers Security March 291 for malaysia slot betting online company with most wanted games like mega888 pussy888 918kiss and newtown, petron77 faq complete answers on registration login games myr payments account security and malaysia customer support.

Tim detikcom - detikNews
Sabtu, 31 Okt 2026 07:01 WIB
Muhammad Taufiq, WNI yang direkrut jadi tentara Rusia (dok situs Kementerian Pertahanan Ukraina)
Foto: Muhammad Taufiq, WNI yang direkrut jadi tentara Rusia (dok situs Kementerian Pertahanan Ukraina)
Jakarta -

Kabar warga negara Indonesia (WNI) jadi tentara Rusia hingga dilaporkan tewas saat perang terjadi kembali. Kini, WNI bernama Muhammad Taufiq (48) dikabarkan direkrut menjadi tentara Rusia dan tewas dalam pertempuran di Ukraina usai menerima pelatihan militer selama kurang lebih 1,5 minggu.

Dilansir dari situs Kementerian Pertahanan Ukraina seperti dilihat pada Jumat (30/10/2026), menurut Direktorat Utama Intelijen Pertahanan Ukraina (HUR), Taufiq tinggal di Surabaya, Jawa Timur.

Sebelum bergabung dengan militer Rusia, ia pernah bekerja sebagai pengemudi taksi di Jakarta dan sebagai manajer di sebuah perusahaan pertanian. Taufiq juga pernah bekerja di Amerika Serikat dan mampu berbahasa Inggris.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Perekrut Rusia kemudian menghubungi Taufiq setelah mendapatkan CV yang ia kirimkan saat mencari pekerjaan. Para penyelidik menduga ia menerima tawaran tersebut karena adanya janji penghasilan yang relatif mudah didapat.

Pada kenyataannya, sebut laporan tersebut, ia menjadi korban berikutnya dari skema penipuan perekrutan warga asing oleh Rusia untuk terlibat dalam perang ilegal.

ADVERTISEMENT

Pada 19 April 2026, Taufiq menandatangani kontrak militer berdurasi satu tahun di Korolyov, sebuah kota di dekat Moskow. Kementerian Pertahanan Ukraina menyebut masa dinas berdurasi satu tahun adalah jangka waktu umum bagi warga negara asing yang direkrut Rusia untuk ikut serta dalam perang melawan Ukraina dan dimanfaatkan sebagai pasukan infanteri 'sekali pakai'.

Taufiq kemudian ditugaskan sebagai penembak senapan mesin dan dikirim ke fasilitas pelatihan militer di dekat Voronezh. Taufiq hanya menjalani pelatihan selama kurang lebih 1,5 minggu.

Taufiq kemudian dipindahkan ke wilayah Ukraina yang diduduki Rusia pada awal Mei. Taufiq tewas dalam pertempuran pertamanya saat pasukan Rusia berupaya bergerak maju dari Zelena Dolyna menuju Novoselivka dan Drobysheve di wilayah Donetsk.

Intelijen Pertahanan Ukraina secara berkala memublikasikan bukti-bukti perekrutan tentara bayaran asing oleh Rusia.

Kemlu RI Lakukan Pendalaman

Juru bicara Kementerian Luar Negeri (Kemlu), Yvonne Mewengkang, mendalami kabar WNI bernama Taufiq tewas saat menjadi tentara Rusia. Kemlu mengatakan sudah mengambil langkah diplomatik kepada pemerintah Rusia.

"Kementerian Luar Negeri RI mencermati informasi yang beredar tentang seorang WNI yang disebut meninggal dalam dinas militer di Rusia. KBRI Moskow tengah melakukan pendalaman dan verifikasi, termasuk terkait identitas dan status yang bersangkutan," kata Yvonne kepada wartawan, Jumat (30/10/2026).

Yvonne mengatakan proses yang dilakukan mengedepankan prinsip perlindungan data pribadi. Kemlu meminta seluruh pihak agar tidak berspekulasi terkait persoalan tersebut.

Minta Rusia Kecualikan WNI

Yvonne mengatakan pemerintah Indonesia telah meminta Rusia mengecualikan WNI dari perekrutan militer negara mereka. Pemerintah juga mendalami modus perekrutan yang terindikasi tindak pidana perdagangan orang (TPPO).

"Pemerintah RI telah menyampaikan permintaan resmi melalui jalur diplomatik kepada pemerintah Rusia agar mengambil langkah yang diperlukan untuk memastikan WNI tidak direkrut ke dalam militer maupun formasi lainnya terkait militer di Rusia melalui jalur apa pun, termasuk praktik yang terindikasi tindak pidana perdagangan orang (TPPO)," ujar Yvonne.

"Pemerintah RI juga telah meminta agar Indonesia dimasukkan ke dalam daftar negara yang warga negaranya dikecualikan dari perekrutan militer Rusia melalui jalur apapun, dengan penerapan secara efektif dan segera," tambahnya.

Kemlu terus berkoordinasi dengan KBRI Moskow dan pihak terkait untuk mendalami kemungkinan penipuan dan eksploitasi dalam proses perekrutan. Kemlu juga memastikan langkah penanganan dan pelindungan WNI sesuai ketentuan berlaku.

"Pemerintah RI mengimbau masyarakat agar senantiasa memverifikasi keabsahan tawaran pekerjaan di luar negeri melalui instansi berwenang, mewaspadai tawaran pekerjaan dengan imbalan tidak wajar, tidak menandatangani kontrak yang tidak dipahami, serta memperhatikan risiko keselamatan dan konsekuensi hukum keterlibatan dalam dinas militer asing," imbuhnya.

Kasus Serupa di September

Kabar serupa juga pernah menyeret nama Rendi, pemuda asal Kabupaten Natuna, Kepulauan Riau (Kepri), disebut meninggal dunia setelah diduga sebagai tentara bayaran yang membela Rusia. Keluarga menyebut Rendi sempat menolak untuk dipindah menjadi pasukan tempur.

Starki, Ketua RT 03 RW 01 Air Keruh, Kelurahan Ranai Darat, Kecamatan Bunguran Timur, Natuna, mengatakan informasi mengenai kondisi Rendi diperoleh dari pihak keluarga dan rekan Rendi yang berada di Indonesia.

"Pihak keluarga dapat telepon dari kawannya yang di Indonesia, itu dia sudah meninggal," kata Starki, dilansir detikSumut, Rabu (30/9/2026).

Starki mengatakan Rendi meninggalkan Natuna sekitar 2022 untuk mencari pekerjaan. Awalnya Rendi disebut pergi ke Tanjungpinang, kemudian Batam dan Jakarta.

"Dia meninggalkan Ranai sekitar 2022. Tujuan awalnya ke Tanjungpinang, cari kerja. Setelah beberapa tahun di Tanjungpinang, ke Batam, kemudian ke Jakarta," ujarnya.

Menurutnya, keluarga masih mengetahui keberadaan Rendi ketika bekerja di Filipina. Rendi disebut bekerja di bidang jaringan atau internet.

"Kemudian, sekitar Februari-Maret 2026, keluarga mendapat informasi bahwa Rendi berada di Rusia. Berdasarkan informasi, Rendi berangkat dari Jakarta menuju Dubai sebelum melanjutkan perjalanan ke Rusia sekitar Mei 2026," Ujarnya.

Foto Rendi diduga jadi tentara bayaran Rusia. (Istimewa)Foto Rendi diduga jadi tentara bayaran Rusia. (Istimewa) Foto: Foto Rendi diduga jadi tentara bayaran Rusia. (Istimewa)

Starki mengatakan keluarga awalnya mendapat informasi bahwa Rendi bekerja di Rusia bukan sebagai tentara, melainkan di bagian logistik makanan.

"Jadi keterangan si Rendi ini, dia bekerja di Rusia itu bukan sebagai tentara bayaran, tapi sebagai pengantar logistik makanan," ujarnya.

Namun, belakangan keluarga menyebut Rendi bercerita bahwa dirinya akan dipindahkan dari pekerjaan logistik menjadi pasukan tempur.

Menurut Starki, Rendi disebut tidak bersedia dengan pemindahan tersebut karena tidak sesuai dengan pekerjaan yang sebelumnya disepakati.

"Dia menolak karena tidak sesuai dengan kontraknya. Setelah itu dia sudah pasrah, mau mundur tidak bisa, mau tidak mau ikut alur. Tidak bisa kembali ke Indonesia karena paspornya ditahan," ujarnya.

Setelah beberapa waktu berada di Rusia, komunikasi Rendi dengan keluarganya disebut terputus. Keluarga awalnya mengira telepon Rendi tidak aktif karena persoalan baterai atau kondisi lainnya.

Namun, keluarga kemudian mendapat informasi dari rekan Rendi di Indonesia bahwa Rendi telah meninggal dunia.

"Tak lama kemudian dapat telepon dari kawannya yang di Indonesia, itu dia sudah meninggal," kata Starki.

Halaman 2 dari 3
(dwr/wnv)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

&nbsp

&nbsp

&nbsp

&nbsp

&nbsp

&nbsp

&nbsp

&nbsp

Explore IndonesiaNow Read in English
`; constructor() { super(); this.attachShadow({ mode: "open" }); } async connectedCallback() { this.shadowRoot.innerHTML = CbIndonesiaNow.html; } } customElements.define("cb-indonesia-now", CbIndonesiaNow);
Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini