Sebuah insiden yang berkaitan dengan power bank lagi-lagi terjadi di penerbangan. Kali ini sebuah power bank mengeluarkan asap!
Insiden tersebut terjadi pada Minggu (25/10), dalam penerbangan HK Express UO676 dari Hong Kong menuju Pulau Jeju, Korea Selatan. Pesawat tersebut membawa 236 penumpang dan tujuh awak kabin, seperti dikutip dari South China Morning Post.
Menurut laporan media Korea Selatan yang mengutip keterangan otoritas pemadam kebakaran Jeju, kejadian bermula ketika power bank yang berada di dalam tas di bawah kursi penumpang mulai mengeluarkan asap. Seorang penumpang perempuan berusia sekitar 50 tahun berusaha mengeluarkan perangkat tersebut dari tasnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Panik, perempuan itu langsung memasukkan tangannya ke dalam tas dan sumber asap. Tak disangka, power bank itu dalam keadaan sangat panas dan membuat ibu jari tangan kirinya mengalami luka bakar. Penumpang tersebut dilaporkan adalah warga China.
Melihat situasi tersebut, awak kabin segera menjalankan prosedur keselamatan untuk menangani baterai yang mengalami panas berlebih. Perangkat itu dimasukkan ke dalam kantong khusus tahan panas yang dirancang untuk membantu mengendalikan kebakaran baterai.
Awak kabin kemudian melakukan tindakan penanganan lanjutan dengan merendam perangkat tersebut di dalam air. Langkah tersebut dilakukan untuk mengendalikan situasi dan mencegah risiko kebakaran meluas di dalam kabin.
Sementara itu, petugas pemadam kebakaran dan keselamatan Jeju telah menerima laporan mengenai insiden tersebut sekitar pukul 06.22 waktu setempat. Mereka bersiap di bandara sebelum pesawat tiba.
Setelah pesawat mendarat, petugas memeriksa kabin untuk memastikan tidak ada risiko kebakaran lanjutan dan memberikan pertolongan pertama kepada penumpang yang terluka. Perempuan tersebut dilaporkan menolak dibawa ke rumah sakit menggunakan ambulans karena memilih mencari perawatan medis secara mandiri. Tidak ada laporan mengenai penumpang lain yang mengalami cedera.
Pihak HK Express membenarkan adanya insiden tersebut dan menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan yang dialami penumpang. Maskapai yang merupakan anak perusahaan Cathay Pacific Airways itu menegaskan bahwa keselamatan penumpang dan awak kabin merupakan prioritas utama.
Pesawat disebut mendarat dengan selamat di Jeju sekitar pukul 06.00 waktu setempat, sesuai jadwal penerbangan. Peristiwa ini kembali menyoroti risiko yang dapat muncul ketika baterai litium mengalami panas berlebih di dalam pesawat.
Berdasarkan ketentuan resmi yang tercantum di situs maskapai, penumpang tidak diperbolehkan menggunakan power bank untuk mengisi daya perangkat elektronik lain ataupun mengisi ulang power bank selama penerbangan. Perangkat tersebut juga dilarang disimpan di kompartemen bagasi di atas kepala. Sebaliknya, power bank harus ditempatkan di bagasi kabin di bawah kursi di depan penumpang atau di lokasi penyimpanan lain yang telah ditentukan.


























































