Banjir yang melanda Bangkok, Thailand mulai berdampak pada aktivitas Bandara Suvarnabhumi. Penumpang pesawat harus bersabar, karena pengambilan bagasi memakan waktu panjang.
Menurut laporan dari Bangkok Post dikutip Senin (28/9/2026), penumpang dari penerbangan Thai Airways pada hari Minggu (27/9) harus menunggu hingga enam jam untuk mengambil bagasi mereka. Sementara itu, penerbangan lanjutan mengalami keterlambatan.
Merujuk laporan Khaosod English, dalam investigasi ditemukan bahwa banjir di beberapa daerah telah mencegah beberapa staf penanganan darat Thai Airways International untuk sampai ke tempat kerja. Inilah yang menyebabkan maskapai kekurangan staf.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Gangguan tersebut diperparah oleh kerusakan beberapa troli bagasi maskapai yang semakin menghambat penanganan darat untuk penerbangan. Mengutip Thaiger, troli tersebut digunakan untuk mengangkut barang penumpang yang berangkat dan membongkar muat bagasi dari pesawat yang tiba.
Manajemen Bandara Suvarnabhumi mengatakan telah bekerja sama dengan Thai Airways untuk meningkatkan tenaga kerja penanganan daratnya, memperbaiki troli bagasi yang rusak, dan menyediakan peralatan pengganti untuk mempercepat pemrosesan dan pengangkutan bagasi yang tertunda.
Pengelola bandara juga berkoordinasi dengan maskapai penerbangan untuk menampilkan pembaruan status bagasi di layar bandara dan membuat pengumuman rutin di area pengambilan bagasi untuk memberi tahu penumpang tentang bagasi mereka.
Thai Airways sudah lebih dulu memastikan penumpang yang mengalami kesulitan akibat dari banjir Bangkok mendapatkan kepastian.
Manajemen maskapai mengatakan para penumpang yang memiliki tiket pada atau sebelum tanggal 26-29 September 2026, dapat mengubah tanggal perjalanan mereka satu kali, pada rute yang sama dan kelas tarif yang sama, dengan gratis. Perjalanan harus diselesaikan paling lambat tanggal 29 September 2026.
Pemerintah Metropolitan Bangkok menyatakan ibu kota sebagai daerah yang terkena bencana pada hari Sabtu setelah hampir 300 mm (12 inci) hujan turun selama 48 jam. Inilah yang menyebabkan banjir di jalan-jalan utama Bangkok, beberapa mobil sebagian terendam, lapor Reuters.
Air banjir surut pada hari Minggu seiring meredanya curah hujan, tetapi beberapa warga masih terperangkap di rumah mereka.
Thailand, negara yang paling banyak dikunjungi kedua di Asia Tenggara, mencatat 22,1 juta wisatawan asing dari 1 Januari hingga 19 September, turun 3,67% dibandingkan tahun sebelumnya. Negara ini menargetkan 33 juta wisatawan pada akhir tahun ini.


























































