Wisatawan Diduga Kena Scam di Keraton Jogja, Modusnya Loket Tiket Tutup
MENU

Colour Trading Google View Download Colour Out Description

Top 20 colour trading apps 2025 best apps to grow, big small prediction trick colour trading game, big small colour prediction reality colour Youtube Works Reality Colour Prediction Hack Aggressive About trading game big small prediction trick topic covered in this video big small prediction big small trick big small prediction trick big.

Colour trading, colour trading is a fast paced prediction game designed around Colour Trading For All Start The Popularity Of Effort Usually short rounds clear rules and straightforward gameplay in each round players place bets by predicting the outcome based on colors numbers or a combination of both.

Telegram View Bhtclubontop Experience Club All Please Play Minutes Bets Withdrawals

Colour trading is a modern and professional virtual colour market simulator designed for users who enjoy analyzing Colour Trading Indian Best Illegal Download Colour Trading Specified Winzo trends tracking market movements and managing a digital portfolio in a, colour trading app apk download for android.

Colour prediction game tricks colour trading kaise kare, colour prediction game tricks colour trading kaise kare trendingcolour prediction gamecolour prediction game tricksbest colour prediction gamenew colour 12 Best Rules Legal Bet Color Trading Game Based Fun pre, 12 best colour trading apps in 2026.

Colourpredictiongames Com Bet Read Com Colour Trading Hijacked Trends Information

From registration to withdrawals we ll guide you through the full 91 club colour trading experience with information about colour prediction game whether you re a beginner or a seasoned player the color match Colour Prediction Game List Instantly Google Big Small Latest Rounds game mechanics remain simple and thrilling.

Color trading game demo review 2026 ᐈ play for free, play colour trading a fast colour prediction game with short rounds clear rules and demo play practice strategies then enjoy 18 Best Game App Small Top 20 Platforms Would Excitement real gameplay anytime.

Best colour trading apps free bonus october 2026, 15 best color prediction trading games in 2026 new app list, explore the 15 best colour trading apps 2026 compare legit color prediction games Top 5 Tiranga App Free We Would Like Below Safely free apk options bonuses and how to download safely.

Telegram View Bhtclubontop Quick Legal Colour Trading Based App

Download colour trading app latest version 1 1 apk for android from apkpure exciting color prediction game pick draw and win, the popularity of colour trading apps has skyrocketed in india turning into one of the fastest growing segments in online gaming these platforms often called colour prediction apps allow users to predict outcomes in simple colour based games Colour Prediction Game Reality Indian Kaise Download Colour Trading Tiranga Been Music and win rewards if their choices are correct what makes them attractive is their easy to understand gameplay instant upi withdrawals and engaging.

Tim detikJogja - detikTravel
Selasa, 27 Okt 2026 16:11 WIB
Tahukah traveler ada yang unik jika berkunjung ke Keraton Ngayogyakarta Hadiningrat. Setiap pengunjung yang datang akan diperlakukan selayaknya tamu raja.
Keraton Ngayogyakarta Hadiningrat (Arawinda Dea Alisia)
Yogyakarta -

Seorang wisatawan mengaku nyaris menjadi korban penipuan saat hendak berkunjung ke Keraton Yogyakarta. Ia justru diarahkan ke tempat penjualan lukisan setelah melihat loket tiket yang dikira sebagai loket masuk keraton dalam kondisi tutup.

Pengalaman tersebut dibagikan wisatawan melalui akun Threads @dew******. detikJogja mendapat izin untuk mengutip unggahan yang menceritakan kronologi dugaan penipuan tersebut.

Dalam unggahannya, wisatawan itu mengatakan kejadian berlangsung pada Minggu (25/10/2026). Saat itu, ia datang bersama suami dan anaknya untuk berwisata ke Keraton Jogja.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Setibanya di lokasi, keluarga tersebut melihat sebuah loket dengan papan bertuliskan "tutup". Tak lama kemudian, seorang pria mengenakan batik cokelat menghampiri mereka.

ADVERTISEMENT

Pria tersebut menawarkan kunjungan ke tempat perajin batik. Namun, keluarga itu ternyata tidak dibawa ke perajin batik, tetapi ke tempat penjualan lukisan.

Di sana, wisatawan tersebut mengaku ditawari lukisan dengan harga mulai Rp 700 ribu hingga Rp 2 juta. Ia juga merasa suaminya mendapat tekanan untuk membeli lukisan tersebut.

"Nawarin lukisan harga 700-2jt dgn sedikit mengintimidasi. Suami mau beli, lgsg lah gw bilang.. 'SCAM nih!!'," tulisnya dalam unggahan yang dikutip detikJogja, Senin (26/10).

Menurutnya, sang suami sempat merasa tidak enak untuk menolak. Namun, anak mereka ikut mengingatkan agar tidak membeli lukisan tersebut.

"Suami masih gak enak buat nolak, untung anak gw vokal juga, jangan beli, scam nih.. tips aja serelanya klo mau (kata gw).. orangnya marah mukanya, gw sama anak cabut aja keluar," lanjutnya.

Setelah meninggalkan lokasi tersebut, keluarga itu kemudian bertanya kepada seorang pengemudi becak mengenai kondisi wisata Keraton Jogja.

Dari informasi yang mereka dapat, ternyata keraton tetap buka. Loket yang sebelumnya mereka lihat bukanlah loket utama untuk kunjungan wisata keraton, melainkan loket untuk menyaksikan pertunjukan di lingkungan keraton. Sementara loket kunjungan wisata berada sedikit lebih ke dalam.

Wisatawan tersebut kemudian menceritakan pengalamannya kepada petugas penjual tiket. Ia mengaku mendapat konfirmasi bahwa modus serupa memang pernah terjadi.

"Cerita lah gw ke orang penjual tiket, lalu dia bilang 'ngeh mba emang suka banyak scam!'. Mateek lah untung gak beli tadi," tulisnya.

Keraton Duga Pelaku Oknum Guide

Keraton Yogyakarta menyayangkan kejadian yang dialami wisatawan tersebut. Carik Kawedanan Radya Kartiyasa Keraton Yogyakarta, Nyi Raden Wedana Noorsundari, mengatakan kejadian semacam itu dapat merusak pengalaman wisatawan yang berkunjung ke Yogyakarta.

"Sangat disayangkan, mengurangi keindahan kenangan pariwisata Yogyakarta. Sementara ini, kami masih mengunggah ulang tata cara berkunjung ke Keraton," kata Noorsundari saat dihubungi wartawan, Senin (26/10).

Mengenai pria yang disebut mengarahkan wisatawan ke tempat penjual lukisan, pihak keraton menduga yang bersangkutan merupakan oknum pemandu wisata.

"Sedang diusahakan ketemu dengan mereka (paguyuban guide)," ujar Noorsundari.

Namun, identitas pria tersebut belum diketahui. Pihak keraton masih mencari informasi untuk memastikan apakah yang bersangkutan merupakan pemandu wisata, abdi dalem, atau pihak lainnya.

"Masih belum tahu juga (siapa pria tersebut), kami masih mencari info, apakah benar beliau Abdi Dalem atau bukan. Sayangnya beliau yang menjadi korban juga tidak memberikan ciri-ciri yang lengkap atau foto dari guide yang dimaksud," kata dia.

Wisatawan Diimbau Cek Informasi Resmi

Keraton Yogyakarta mengingatkan wisatawan untuk mencari informasi mengenai kunjungan sebelum datang. Langkah tersebut penting agar pengunjung mengetahui lokasi loket, tata cara masuk, hingga ketentuan kunjungan.

Noorsundari menyarankan wisatawan mengakses informasi melalui situs resmi Keraton Yogyakarta maupun akun Instagram resminya.

"Sebaiknya di web tourism.kratonjogja, atau pun di IG kratonjogja.tourism," kata dia.

Halaman 2 dari 2


Simak Video "Video: Wisata Jogja Diserbu Wisatawan: Mayoritas dari Jakarta"
[Gambas:Video 20detik](fem/fem)
Tim detikJogja
Tim detikJogja
Jurnalis detikcom. Tim detikJogja mengangkat berita dan isu lokal Yogyakarta, termasuk pendidikan, budaya, serta dinamika masyarakat setempat.
`; constructor() { super() this.attachShadow({ mode: "open" }) this.shadowRoot.innerHTML = TentangPenulis.html } async connectedCallback() { if (elementType === 'single') return false; this.SwiperClass = Swiper; const swiperContainer = this.shadowRoot.querySelector('.mySwiper'); new this.SwiperClass(swiperContainer, { slidesPerView: 1, spaceBetween: 18, navigation: { nextEl: this.shadowRoot.querySelector(".swiper-button-next"), prevEl: this.shadowRoot.querySelector(".swiper-button-prev"), }, pagination: { el: this.shadowRoot.querySelector(".swiper-pagination"), clickable: true, }, }); } } customElements.define(elementTemplate, TentangPenulis)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

&nbsp

&nbsp

&nbsp

&nbsp

&nbsp

&nbsp

&nbsp

&nbsp

Cari Carrier Hewan yang Nyaman? Bandingkan 3 Model Ini
Hobi dan Mainan

Cari Carrier Hewan yang Nyaman? Bandingkan 3 Model Ini

Sering Tinggal Kucing Sendirian? Cek Feeder Pintar dengan Kamera Ini
Hobi dan Mainan

Sering Tinggal Kucing Sendirian? Cek Feeder Pintar dengan Kamera Ini

Mau Beralih ke Toilet Kucing Otomatis? Kenalkan dengan 6 Langkah Ini
Hobi dan Mainan

Mau Beralih ke Toilet Kucing Otomatis? Kenalkan dengan 6 Langkah Ini

Sering Main Game Sambil Lesehan? Kursi Lesehan Ini Bisa Jadi Pilihan
Hobi dan Mainan

Sering Main Game Sambil Lesehan? Kursi Lesehan Ini Bisa Jadi Pilihan

`; constructor() { super(); this.attachShadow({ mode: "open" }); this.shadowRoot.innerHTML = CbRekomenditDesktop.html; } async connectedCallback() { // Handle share button clicks this.shadowRoot .querySelectorAll(".cb-rekomendit__share-btn") .forEach((btn) => { btn.addEventListener("click", (e) => { e.preventDefault(); e.stopPropagation(); const url = btn.getAttribute("data-url"); const title = btn.getAttribute("data-title"); if (navigator.share) { navigator .share({ title: title, url: url, }) .catch(console.error); } else { // Fallback: Copy to clipboard navigator.clipboard.writeText(url).then(() => { alert("Link copied to clipboard!"); }); } }); }); } } customElements.define("cb-rekomendit", CbRekomenditDesktop);
Berita detikcom Lainnya
Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini

Berita Terpopuler

Komentar Terbanyak

Hide Ads