Satu tahun berdiri, siswa Sekolah Rakyat (SR) telah membuktikan kemampuan diri dengan menorehkan ratusan prestasi. Prestasi yang dicapai bukan hanya dari kompetisi tingkat nasional, tapi juga internasional.
"Dalam waktu singkat Sekolah Rakyat telah meraih 11 prestasi internasional, lebih dari 200 prestasi nasional dan lebih 1.100 siswa telah berprestasi di bidang olahraga, seni, dan sains," tutur Menteri Sosial (Mensos) Saifullah Yusuf pada Peringatan 1 Tahun Sekolah Rakyat dan Sumpah Pemuda di Makassar, Sulsel, Rabu (28/10/2026), diakses melalui YouTube Kemensos RI.
Dari berbagai prestasi yang telah dicapai, sosok yang akrab dipanggil Gus Ipul itu menyebut ada prestasi lain yang tidak kalah penting. Anak-anak dari keluarga miskin kini mendapatkan ruang untuk tumbuh dan bermimpi.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Tetapi ada prestasi lain yang tidak kalah penting. Bagi kami prestasi itu sederhana ketika anak dari keluarga tidak mampu bahkan disebut miskin ekstrem mendapatkan ruang, ruang untuk belajar, ruang untuk tumbuh, dan ruang untuk bermimpi," sampainya.
Prestasi Siswa Sekolah Rakyat
Kementerian Sosial (Kemensos) RI menyebutkan potensi setiap siswa di SR diasah melalui berbagai kegiatan ekstrakurikuler. Contohnya, public speaking, berbagi cerita dengan wali asuh, kajian keagamaan, refleksi mingguan, pelatihan vokasional dan kecakapan hidup.
Minat dan bakat siswa SR dikembangkan melalui paduan suara, tari, melukis, olahraga, klub bahasa asing, dan kepramukaan. Untuk semakin mengenali bakat dan minat siswa, Sekolah Rakyat menggunakan pemetaan dengan pendekatan Talent DNA.
"Guna membantu memahami keunikan dan kekuatan setiap siswa," kata Kemensos.
Adapun berbagai prestasi yang diraih siswa Sekolah Rakyat, seperti:
Internasional: 2 Capaian
- Finalis Kompetisi Geografi Tingkat Asia Tenggara
- Juara 2 Kejuaraan Karate Internasional
Nasional: 35 Capaian
- Juara 1 Kompetisi Matematika Nasional
- Medali Emas Olimpiade Sains dan Biologi
- Finalis Kompetisi Penelitian Nasional
- Juara Kompetisi Pembuatan Gim Android
- Olahraga mencapai ratusan medali mulai dari silat, karate, dan atletik.
"Ini bukan sekedar tentang medali atau piala. Ini tentang tumbuhnya keberanian, tentang lahirnya kepercayaan diri," tegas Kemensos.






























































