Update untuk game Call of Duty: Modern Warfare 4 dihujani kecaman dari warga Korea Selatan karena menampilkan cuplikan tragedi Itaewon yang terjadi pada 29 Oktober 2022.
Cuplikan yang durasinya beberapa detik itu muncul di awal Call of Duty: Modern Warfare 4 dan digunakan untuk menggambarkan skenario jatuhnya korban jiwa dari kalangan sipil saat invasi fiktif oleh Korea Utara.
Salah satu cuplikan memperlihatkan suasana kacau, di mana seseorang tampak melakukan CPR terhadap korban yang terbaring di jalan. Cuplikan lainnya memperlihatkan barisan jenazah yang dibaringkan di jalan, dan seorang korban yang dibawa menggunakan tandu.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Cuplikan tersebut diambil dari liputan berita nyata tentang tragedi Itaewon yang menewaskan 158 orang akibat desak-desakan saat pesta Halloween di salah satu gang sempit di distrik Itaewon.
Dalam pernyataan resminya, keluarga korban yang meninggal dunia dalam tragedi tersebut mengatakan bencana tersebut merupakan tragei yang menimbulkan ratusan korban, dan warga yang turut serta dalam upaya penyelamatan atau menyaksikannya masih mengalami trauma hingga saat ini.
"Kami sangat terkejut bahwa adegan kekacauan yang penuh putus asa, di mana banyak warga melakukan CPR untuk menyelamatkan satu sama lainnya dan para korban tergeletak di jalan yang dingin, digunakan persis seperti apa adanya untuk membuat adegan dalam sebuah game," kata perkumpulan keluarga korban tragedi Itaewon, seperti dikutip dari BBC, Sabtu (31/10/2026).
Activision, selaku penerbit franchise game Call of Duty, telah meminta maaf dan memastikan cuplikan tersebut akan dihapus saat update game berikutnya pada 12 November. Keputusan itu disambut baik oleh kelompok 10.29 Itaewon Disaster Bereaved Families Association, namun mereka mengatakan belum menerima permintaan maaf langsung dari Activision.
Activision mengatakan mereka menggunakan liputan berita asli tragedi Itaewon untuk membangun narasi fiksi dalam game, dan menegaskan bahwa mereka tidak bermaksud untuk menyepelekan tragedi Itaewon atau tragedi lainnya dalam bentuk apa pun.
Call of Duty: Modern Warfare 4 yang dirilis pekan lalu sebelumnya telah menuai kritik karena mengangkat skenario fiktif invasi Korea Utara ke Korea Selatan. Perang Korea memang sudah berakhir pada tahun 1953, tapi kedua negara tidak pernah menandatangani perjanjian damai, sehingga konflik tetap menjadi kekhawatiran besar di wilayah tersebut.

















































