Penyanyi senior Imaniar mengungkap perjuangan memutuskan berhijab. Tak selalu mendapat dukungan, pelantun lagu-lagu funky itu, pernah ditolak panitia acara karena bersikeras tampil mengenakan jilbab.
Imaniar mengaku keinginan berhijab sudah muncul sejak kecil. Namun, sang ayah kala itu belum mengizinkan karena, masih aktif tampil bersama grup The Big Kids dan harus menyesuaikan penampilan dengan rekan duetnya, Lydia.
"Dari kecil saya udah kepengin pakai jilbab. Sudah dari kecil, tapi Abah memang bilang nggak bisa. 'Kalau kamu show sama The Big Kids, masa Lydia (rekan) nggak pakai jilbab, jadi aneh gitu'," kata Imaniar di Studio Trans TV, Mampang, Jakarta Selatan, Jumat (6/11/2026).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Keinginan tersebut kembali tertunda setelah menikah. Saat itu, sang suami juga meminta Imaniar mempertahankan penampilan khasnya dengan rambut keriting.
Hingga akhirnya pada 2012, Imaniar mantap berhijrah dan mengenakan hijab. Keputusan itu sempat mendapat penolakan ketika, hendak tampil dalam sebuah acara perusahaan yang dihadiri tamu dari Jepang, Korea, dan China.
Imaniar mengingat saat pertama kali bertemu panitia, dirinya belum mengenakan hijab. Namun, ketika hari pertunjukan tiba, ia datang dengan penampilan berbeda, yakni berjilbab dan mengenakan gamis.
Perubahan penampilan itu membuat panitia terkejut. Imaniar diminta melepas jilbab jika ingin tetap tampil di acara tersebut.
"Mereka bilang, 'Imaniar, nanti buka jilbab?' Saya jawab, 'Gak, saya lagi gini. Sekarang saya memutuskan.' Dia bilang kalau begitu batal," kenangnya.
Imaniar tak goyah meski harus menghadapi ancaman pembatalan pertunjukan. Ia bahkan sempat diminta mengembalikan uang muka atau down payment (DP). Namun, pembatalan itu juga akan berdampak kepada grup band yang sudah terlibat dalam acara tersebut.
Pada akhirnya, Imaniar tetap naik panggung dengan hijab. Penampilannya yang tetap enerjik membawakan musik funky, rap, hingga dance ternyata mendapat sambutan positif dari penonton.
Dari pengalaman itu, Imaniar ingin membuktikan hijab bukan penghalang bagi seorang perempuan untuk terus berkarya. Menurutnya, keputusan berhijrah tidak seharusnya membuat seseorang kehilangan kreativitas maupun identitas dalam bermusik.
"Jadi ternyata jilbab tidak mengubah apa pun dalam seseorang. Dia hanya mengubah dirinya sendiri untuk berhijrah. Di atas panggung mau berkarya, mau bagus, nggak harus menunjukkan aurat secara fisik," tuturnya.
Imaniar juga menegaskan ingin dikenal karena kemampuan dan kualitas karya, bukan penampilan fisik semata.
"Saya nggak mau orang melihat saya karena fisik, karena badan. Pertamanya adalah kecerdasan dalam berkarya," tegasnya.





















































