Tidak banyak penumpang yang tahu, kalau sejumlah barang kebutuhan pribadi ternyata bisa diminta secara gratis selama penerbangan. Barang apa saja ya?
Sille Rydell, seorang pramugari yang telah bekerja selama enam tahun membagikan pengetahuan ini melalui media sosialnya. Rydell rutin membagikan tips perjalanan untuk membantu penumpang mendapatkan pengalaman terbang yang lebih nyaman.
Dalam salah satu video TikToknya, Rydell mengungkapkan sejumlah barang yang bisa diminta penumpang kepada awak kabin. Yang pertama adalah kantong es. Jika mengalami sakit kepala atau kaki bengkak selama penerbangan, penumpang dapat meminta kantong es untuk digunakan sebagai kompres dingin, seperti dilaporkan oleh New York Post.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Barang selanjutnya adalah plester luka, terutama bagi mereka yang mengalami lecet akibat terlalu banyak berjalan di bandara saat berpindah gerbang keberangkatan. Selain itu, penumpang yang membutuhkan bantuan untuk berpindah pesawat atau mencapai gerbang penerbangan lanjutan juga dapat menyampaikannya kepada awak kabin agar dibantu berkoordinasi dengan petugas bandara.
Barang lainnya yang mungkin tersedia adalah obat pereda nyeri. Rydell menyoroti komentar seorang pengikut yang menceritakan pengalamannya ketika mengalami sakit perut hebat di pesawat dan diberikan Tylenol untuk membantu meredakan rasa tidak nyaman.
Namun, ketersediaan obat bergantung pada maskapai dan kebijakan awak kabin. Penumpang juga sebaiknya tidak menganggap semua jenis obat dapat diberikan begitu saja.
"Kami mungkin memiliki trik, obat-obatan, atau hal lain yang bisa membantu Anda selama penerbangan," ujar Rydell.
Ia menyarankan penumpang untuk tidak sungkan menyampaikan kebutuhan mereka kepada awak kabin.
Bagi penumpang perempuan, pembalut atau tampon juga mungkin tersedia di beberapa maskapai. Dalam video terpisah, seorang pramugari menjelaskan bahwa produk kebersihan wanita terkadang disediakan di pesawat, meskipun ketersediaannya tidak selalu terjamin.
Rydell juga meluruskan anggapan bahwa penumpang bisa menemukan perlengkapan tersebut dengan membuka laci atau tempat penyimpanan di toilet pesawat. Menurutnya, lebih baik bertanya langsung kepada awak kabin daripada mencoba mencari sendiri dan berisiko mengganggu perlengkapan pesawat.
Bahkan jika barang yang diminta tidak tersedia, kru mungkin dapat membantu mencarikan alternatif.
Selain perlengkapan kesehatan dan kebersihan, penumpang juga bisa meminta air panas untuk menyeduh teh atau mi instan yang dibawa sendiri, kantong mabuk udara, penyumbat telinga, tambahan air minum atau mengisi ulang botol, hingga tisu basah.
Rydell menyarankan agar penumpang meminta perlengkapan tersebut sejak awal, sebelum kebutuhan menjadi mendesak.
"Tidak ada yang akan menghakimi Anda. Jangan ragu untuk meminta bantuan. Meskipun menurut Anda permintaan tersebut aneh atau memalukan, kemungkinan besar kami sudah pernah mendengarnya dan tahu solusinya," jelasnya.


























































