Bos-bos dari Badan Pengelola Tabungan Perumahan Rakyat (BP Tapera) turun gunung membantu pemasaran dan sosialisasi rumah subsidi. Hal itu dilakukan karena penjualan rumah subsidi masih di bawah target 350.000 unit.
Deputi Komisioner Bidang Pemanfaatan Dana BP Tapera Sid Herdi Kusuma mengungkapkan berdasarkan hasil sosialisasi pada 11-16 Oktober 2026, terdapat 6.668 unit yang terealisasi. Rinciannya, realisasi dari Komisioner BP Tapera Heru Pudyo Nugroho ada 832 unit, realisasi Deputi Komisioner Bidang Pengerahan Dana Tapera Sugiarto ada 614 unit, realisasi Deputi Komisioner Bidang Pemupukan Dana Tapera Doddy Bursman ada 1.053 unit, realisasi Deputi Komisioner Bidang Hukum dan Administrasi Wilson Lie Simatupang ada 744 unit, dan realisasi Deputi Komisioner Bidang Pemanfaatan Dana Tapera Sid Herdi Kusuma 3.425 unit.
"Total kami berlima di satu minggu terakhir ini telah mengemban realisasi 6.668 (unit), Pak Menteri," katanya saat menyampaikan laporan ke Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP), di Wisma Mandiri, Jakarta Pusat, Senin (19/10/2026).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Rencananya, mereka akan lanjut melakukan sosialisasi dan pemasaran di berbagai wilayah Indonesia, mulai dari Jawa Timur hingga Kalimantan Selatan.
Sementara itu, capaian penyaluran fasilitas likuiditas pembiayaan perumahan (FLPP) per 19 Oktober 2026 sudah 184.342 unit dari total target 350.000 unit untuk tahun 2026 atau 52,67 persen. Rinciannya, sebanyak 184.318 unit rumah tapak subsidi dan 24 unit rumah susun subsidi.
Sebagai informasi, kegiatan pemasaran rumah subsidi dipegang oleh Deputi Komisioner Bidang Pemanfaatan Dana BP Tapera Sid Herdi Kusuma. Namun, seluruh deputi komisioner termasuk Komisioner BP Tapera Heru Pudyo Nugroho juga akan ikut membantu pemasaran rumah subsidi di berbagai wilayah di Indonesia.
"Di sini bisa dilihat walaupun tanggung jawab utama pencapaian target ini ada di saya sebagai DK Pemanfaatan, namun komitmen dari seluruh komisioner dan deputi komisioiner BP Tapera beserta tim telah membagi bersama-sama untuk pencapaian target," kata Deputi Komisioner Bidang Pemanfaatan Dana BP Tapera Sid Herdi Kusuma dalam rapat koordinasi evaluasi penyaluran KPR FLPP, Wisma Mandiri 2, Jakarta Pusat (9/10/2026).
Sid menjelaskan, mereka akan turun langsung ke lokasi rumah subsidi yang sudah ready stock dan memasarkan ke target pasar. Kegiatan tersebut akan dilakukan baik secara langsung maupun tidak langsung atau secara daring.
Sementara itu, Komisioner BP Tapera Heru Pudyo Nugroho akan berfokus pada lokasi perumahan subsidi dengan supply yang tinggi dan populasi masyarakatnya tinggi. Rencananya, dalam sosialisasi tersebut masyarakat akan diajak melihat langsung rumah subsidi yang sudah selesai dibangun.
"Dan secara langsung kami langsung ke lokasi perumahan. Jadi tim teknis yang ke lapangan akan langsung ke lokasi perumahan, ngundang bersama nanti dengan perbankan dan pengembang, masyarakat sekitar situ berbagai profesi untuk langsung showcase aja," kata Heru.
(abr/das)



























































