Motor yang disita dari gembong narkoba, Ryan Wedding, akan dilelang pada 11-12 November 2026 di Meksiko. Menariknya deretan motor itu memiliki nilai historis dalam ajang balap MotoGP.
Dikutip dari website Instituto para Devolver al Pueblo lo Robado (INDEP) - lembaga resmi negara yang mengelola aset hasil kejahatan di Meksiko, dari total 620 lot barang sitaan, sebanyak 62 lot sepeda motor berperforma tinggi dan koleksi langka.
Koleksi fantastis ini merupakan hasil rampasan dari gembong narkotika internasional yang juga merupakan mantan atlet snowboard Olimpiade asal Kanada, Ryan Wedding.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dari puluhan unit motor yang disita pihak berwenang, koleksi milik Ryan Wedding memiliki nilai historis dan banderolan yang tinggi.
Koleksi mewah ini berasal dari pabrikan balap tersohor seperti Ducati, Honda, Kawasaki, MV Agusta, Suzuki, hingga Yamaha, dengan rentang tahun pembuatan dari era klasik 1960-an hingga model modern 2020.
Menariknya, di antara puluhan motor tersebut, ada motor balap Ducati yang pernah digeber Valentino Rossi, Marc Marquez, Andrea Dovizioso, dan Jorge Lorenzo.
Pada penggerebekan akhir tahun lalu, koleksi motor tersebut termasuk motor MotoGP Ducati 2018 yang dikendarai Jorge Lorenzo, serta Desmosedici 2019 milik Andrea Dovizioso.
Ada juga dua unit Ducati tunggangan Valentino Rossi yang mengalami masa sulitnya pada 2011 dan 2012. Tak ketinggalan motor Moto2 milik Marc Marquez musim 2011 dan 2012.
Jurnalis balap senior, Simon Patterson, menyebut koleksi ini sangat spesial karena 10 hingga 15 unit di antaranya punya level setara dengan mobil Formula 1.
Masih dikutip dari INDEP, sorotan lelang tertuju pada Ducati Desmosedici GP8 buatan tahun 2008, sebuah motor balap prototipe murni dari pabrikan Borgo Panigale yang dikembangkan khusus untuk melibas kejuaraan dunia MotoGP.
Tak kalah langka, ada Honda ELF4-001 rilisan 1987 yang dikenal sebagai salah satu desain motor prototipe paling radikal di era GP 500cc berkat terobosan mekanis suspensi depan Pro-Arm lengan tunggal.
Bagi pencinta balap produksi masal, hadir pula Ducati 996 Superbike tahun 2001 dengan spesifikasi utuh kejuaraan dunia WorldSBK yang mengabadikan era kejayaan balap awal 2000-an.
Sebagai pelengkap nilai sejarah, sebuah Ducati Pista Klasik keluaran 1971 juga menjadi salah satu motor yang disita.
Selain armada motor balap kelas dunia milik sang buronan kartel narkoba, lelang ini juga menawarkan aset sitaan lain seperti pesawat terbang, kapal laut, perhiasan, mobil listrik, hingga kendaraan lapis baja (anti-peluru).
Lelang ini menindaklanjuti penggerebekan Desember tahun lalu, FBI menyebut koleksi kendaraan motor yang disita diyakini milik Wedding, dengan perkiraan nilai total sekitar US$40 juta atau sekitar Rp700 mliaran.
Lembaga AS tersebut mengatakan operasi ini merupakan hasil kerja sama dengan otoritas Meksiko, RCMP (Kepolisian Kanada), dan Departemen Kepolisian Los Angeles (LAPD).
Wedding, mantan atlet papan luncur salju Tim Olimpiade Kanada tersebut ditangkap di Mexico City pada bulan berikutnya dan diterbangkan ke AS. Saat ini Wedding masih dalam penahanan.
INDEP menyebut model-model yang akan dilelang berkisar dari era 1960-an hingga 2020-an, dengan penawaran awal mulai dari sekitar C$1.600 hingga C$192.000 (sekitar Rp20 jutaan hingga (Rp2,4 miliaran) tergantung pada jenis motornya. Peserta lelang harus mendaftar paling lambat 10 November.






















































