Jam malam yang diberlakukan Bandara Heathrow membuat penumpang penerbangan ini kesulitan. Mereka mau tak mau dialihkan ke Bandara Gatwick.
Sebuah penerbangan British Airways yang seharusnya mendarat di Bandara Heathrow, London. Namun, terpaksa dialihkan ke Bandara Gatwick setelah mengalami keterlambatan lebih dari tiga jam, seperti dikutip dari Independent UK pada Rabu (28/10/2026).
Penerbangan bernomor BA707 tersebut berangkat dari Bandara Larnaca, Siprus, pada Senin (19/10), menuju London, Inggris. Keterlambatan membuat pesawat tidak dapat mendarat di Heathrow sesuai jadwal karena terbentur pembatasan penerbangan malam yang berlaku di bandara tersebut. Akibatnya, pesawat harus mendarat di Gatwick, bandara terbesar kedua di kawasan London.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Keterlambatan penerbangan BA707 bermula ketika pesawat masih berada di Bandara Larnaca. Menurut laporan, penerbangan mengalami gangguan teknis yang tidak dijelaskan secara terperinci. Masalah tersebut menyebabkan keberangkatan tertunda lebih dari tiga jam, meskipun telah diperbaiki sebelum penumpang naik ke pesawat.
Pesawat akhirnya diberangkatkan pada pukul 21.45 waktu setempat, pesawat Airbus A320 itu melanjutkan perjalanan menuju Inggris. Penerbangan yang biasanya memakan waktu sekitar empat setengah jam tersebut pun tiba jauh lebih lambat daripada jadwal semula.
Alih-alih menuju Heathrow, pesawat akhirnya mendarat di Bandara Gatwick sesaat setelah tengah malam waktu setempat. Data pelacakan penerbangan FlightRadar24 menunjukkan bahwa pesawat terbang langsung menuju Gatwick tanpa terlihat berputar-putar terlebih dahulu di sekitar Heathrow.
Hal ini mengindikasikan bahwa awak pesawat kemungkinan telah mengetahui sebelum tiba di Inggris bahwa pendaratan akan dilakukan di bandara alternatif tersebut. Pihak Heathrow juga menyatakan bahwa dalam kasus penerbangan BA707, keputusan untuk mendarat di Gatwick telah diambil.
Menanggapi kejadian tersebut, juru bicara British Airways menyampaikan permintaan maaf atas gangguan yang dialami penumpang. Maskapai menjelaskan bahwa keterlambatan membuat penerbangan tidak dapat memenuhi batas waktu operasional malam di Heathrow sehingga harus dialihkan ke Gatwick.
British Airways juga menyatakan bahwa timnya berupaya mengatur transportasi lanjutan bagi para penumpang agar mereka dapat meneruskan perjalanan secepat mungkin. Pengalihan bandara seperti ini dapat menambah waktu perjalanan karena penumpang perlu menyesuaikan rencana transportasi dari bandara tujuan alternatif menuju lokasi akhir mereka.
Jam Malam di Bandara Heathrow
Pembatasan penerbangan malam di Heathrow sendiri bukanlah larangan total terhadap seluruh penerbangan pada malam hari. Pemerintah Inggris telah menerapkan pembatasan sejak 1960-an untuk mengurangi kebisingan pesawat yang berdampak pada masyarakat sekitar.
Berdasarkan ketentuan yang berlaku, Heathrow hanya dapat mengoperasikan maksimal 5.800 pergerakan pesawat pada malam hari, yakni antara pukul 23.30-06.00 waktu setempat, setiap tahun. Selain itu, terdapat batas kuota kebisingan yang mengatur tingkat kebisingan yang boleh ditimbulkan oleh aktivitas penerbangan pada periode tersebut.
Untuk mengendalikan aktivitas malam hari, Heathrow tidak menjadwalkan keberangkatan antara pukul 22.40-06.00 waktu setempat dan kedatangan antara pukul 22.55-05.05 waktu setempat. Bandara tersebut juga menerapkan kebijakan sukarela yang mencegah pesawat yang dijadwalkan tiba antara pukul 04.30-06.00 waktu setempat mendarat sebelum pukul 04.30 waktu setempat.
Meski demikian, Heathrow tetap harus mempertimbangkan kemungkinan adanya penerbangan yang terlambat atau keadaan tidak terduga. Dalam kondisi tertentu, maskapai dapat meminta izin untuk melakukan pendaratan atau keberangkatan di luar jadwal yang diizinkan. Permintaan tersebut dinilai satu per satu dengan mempertimbangkan dampaknya terhadap penumpang, masyarakat sekitar, serta kelancaran jaringan penerbangan.
Heathrow juga memiliki kebijakan khusus yang memungkinkan penerbangan malam tambahan dalam kondisi tertentu, seperti cuaca buruk yang serius, keadaan darurat, atau kepadatan lalu lintas udara. Namun, setiap keputusan tetap mempertimbangkan berbagai konsekuensi yang mungkin timbul. Dalam kasus BA707, pengalihan ke Gatwick menjadi solusi agar penerbangan dapat mendarat setelah mengalami keterlambatan panjang tanpa melanggar pembatasan waktu operasional Heathrow.
Simak Video " Video: Kemenangan Sempurna Raul Fernandez di MotoGP Inggris"
[Gambas:Video 20detik](bnl/wsw)


























































