Mobil Chery Tiggo 2 di Amerika Latin gagal melalui pengujian tes tabrak oleh lembaga penilai kendaraan baru New Car Assessment Programme untuk wilayah Amerika Latin dan Karibia (Latin NCAP). Mobil yang dipasarkan dengan nama Tiggo 2 Pro, Tiggo 2 Pro Max, dan Chirey Tiggo 2 di Meksiko itu diganjar nilai nol dalam tes tabrak.
Baru-baru ini, Latin NCAP melakukan uji tabrak terhadap Chery Tiggo 2. Dalam uji tabrak itu, Chery Tiggo 2 mendapatkan peringkat nol bintang.
Mobil tersebut sebenarnya secara standar dilengkapi dengan empat airbag dan Electronic Stability Control (ESC). Namun, Chery Tiggo 2 tersebut gagal memenuhi persyaratan keselamatan dasar.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menurut laporan Latin NCAP, Chery Tiggo 2 mencatatkan skor 0% untuk perlindungan penumpang dewasa maupun anak-anak. Selain itu, kendaraan ini meraih skor 49% untuk perlindungan pejalan kaki dan 45% untuk fitur bantuan keselamatan (Safety Assist).
Latin NCAP menyoroti beberapa kegagalan keselamatan yang krusial. Pertama ketidakstabilan struktural. Mobil itu menunjukkan struktur dan area ruang kaki (footwell) yang tidak stabil saat terjadi benturan frontal, yang menyebabkan tekanan tinggi pada bagian dada pengemudi.
Kedua risiko kebakaran. Latin NCAP menemukan risiko kebakaran selama uji tabrak frontal, yang menimbulkan bahaya serius bagi penumpang maupun petugas tanggap darurat.
Chery Tiggo 2 Dites Tabrak Dapat Nilai Nol Foto: Dok. Latin NCAP |
Ketiga kurangnya fitur keselamatan. Model ini tidak dilengkapi dengan pelindung kepala samping sebagai standar, dan kursi belakang tidak memiliki pretensioner maupun load limiter pada sabuk pengaman. Selain itu, kendaraan ini juga tidak dilengkapi dengan Advanced Driver Assistance Systems (ADAS).
Alejandro Furas, Sekretaris Jenderal Latin NCAP, menyatakan bahwa hasil ini menempatkan Chery dalam sorotan karena menawarkan tingkat keselamatan yang rendah di segmen pasar yang populer. Sementara itu, Chairman Latin NCAP Stephan Brodziak menyebut, ini adalah hasil yang sangat buruk buat kendaraan yang sudah diuji.
"Setelah bertahun-tahun berupaya meningkatkan standar keselamatan kendaraan, perolehan skor nol untuk perlindungan penumpang dewasa maupun anak-anak, ditambah dengan adanya risiko kebakaran, sama sekali tidak dapat diterima. Keluarga berhak mengharapkan bahwa kendaraan baru akan melindungi mereka. Chery harus segera mengatasi kegagalan serius ini dan menunjukkan perbaikan melalui pengujian independen," kata Brodziak dikutip dari situs resmi Latin NCAP.
"Pemerintah harus segera menerapkan pelabelan keselamatan kendaraan wajib berdasarkan penilaian independen, agar konsumen dapat memahami risiko yang terkait dengan kendaraan berperingkat rendah serta tingkat perlindungan yang ditawarkan oleh kendaraan dengan kinerja baik. Konsumen berhak mendapatkan informasi ini sebelum melakukan pembelian, alih-alih baru mengetahui kekurangan suatu kendaraan saat terjadi kecelakaan," sebutnya.
Chery Tiggo 2, yang dijual di China dengan nama Chery Tiggo 3x, merupakan SUV compact entry-level yang diluncurkan oleh Chery. Sebagai SUV compact entry-level, Tiggo 2 terutama ditujukan untuk pasar-pasar berkembang seperti Asia Tenggara, Amerika Latin, dan Timur Tengah. Kendaraan ini memiliki dimensi panjang 4.200 mm, lebar 1.760 mm dan tinggi 1.570 mm, dengan jarak sumbu roda (wheelbase) sepanjang 2.555 mm.























































