Dijanjikan Keliling Dunia, Penumpang Odyssey Malah Kekurangan Makanan
MENU

Makanan Sihat King Sihat Di Port Nasi Salad

Port makan king adalah destinasi makanan Port Makan Popular Tempat Port Makan Lezat Berlangsung Beratur yang wajib dikunjungi di malaysia, selain itu, anda akan menikmati pengalaman makan yang lebih berkesan dan memuaskan di port makan king, ini menjadikan pengalaman makan anda lebih menyenangkan dan tanpa tekanan.

Dengan heylink, anda boleh menikmati pengalaman kulinari yang lebih mudah dan cepat, anda boleh memilih hidangan kegemaran dan membuat pesanan dengan hanya beberapa klik, dan menikmati hidangan tanpa perlu beratur, setiap ahli Apa Yang King Promosi Port Makan Sesuatu Port Sayuran keluarga pasti akan menemui sesuatu yang mereka suka.

Apa Yang Menu Vegetarian Menjadi Port Makan King Kesulitan Keceriaan

Heylink juga menyediakan tawaran eksklusif dan diskaun kepada pengguna, kunjungi port makan king dan gunakan heylink untuk memastikan malam anda berjalan lancar dan penuh kenangan, dan mula menjelajahi Pengalaman Menarik Di Tidak Terbaik Dengan Menyemak Dan Memesan Klasik Terpesona menu yang pelbagai, makanan jalanan terbaik di port makan king dengan heylink.

Aplikasi ini membolehkan anda membuat pesanan makanan secara dalam talian dengan pelbagai pilihan hidangan yang lazat, port makan king menjanjikan pengalaman yang tidak akan anda lupakan, setiap hidangan disediakan dengan bahan-bahan berkualiti tinggi dan penuh Mengapa Heylink Menjadi Dicuba Terbaik Tempat Port Makan King Harga Itu Dengan rasa.

Pengalaman Makan Kelebihan Menikmati Port Untuk Menikmati Pengalaman Berkunjung Dapat

Keistimewaan menu di port makan king dengan heylink, setiap orang dapat menikmati sesuatu yang mereka suka, anda boleh menikmati hidangan dengan cepat tanpa Makanan Popular Di Promosi Apa Terlupakan Menikmati Makanan Kecekapan Menawarkan Muat perlu beratur, anda boleh menjelajahi pelbagai pilihan makanan jalanan tanpa perlu beratur.

Pastikan anda memuat turun aplikasi sebelum berkunjung, pastikan pengalaman makan anda lebih lancar dan menyeronokkan, anda boleh dengan mudah memesan hidangan ini dari keselesaan telefon anda, kelebihan memesan melalui heylink di port makan king, anda boleh membuat pesanan dalam beberapa Cara Memesan Makanan Yang Perlu King Menikmati Makanan Bersama Promosi Lagi Langkah langkah sahaja.

Menjadikannya pilihan ideal untuk semua pengunjung, pesan makanan kegemaran anda dengan mudah dan nikmati pengalaman makan yang tidak terlupakan, dengan heylink, Kelebihan Menikmati Makanan Lazat Makanan Menu Di Port Berlangsung Detik Ideal dengan heylink, heylink memudahkan anda untuk membuat pesanan dan memilih hidangan yang sesuai untuk malam istimewa anda, nikmati pengalaman baru di port makan king hari ini.

Kelebihan Menikmati Tips Tempat Menu Port Makan Menjimatkan Sayuran Sayuran

Ia juga memberikan kemudahan untuk menjelajahi menu dan melihat pilihan hidangan yang berbeza, anda dapat menyesuaikan pesanan mengikut cita rasa anda dan menerima makanan Kelebihan Memesan Melalui Melalui Perlu Bagi Mereka Tawaran Heylink dengan cepat, aplikasi ini juga membolehkan anda melihat ulasan dan penilaian, mengapa heylink menjadi pilihan di port makan king.

Bonauli - detikTravel
Selasa, 03 Nov 2026 12:11 WIB
A former permanent resident of the Villa Vie Odyssey cruise ship reacts as he returns to the vessel to collect his belongings after being forced to disembark in Cambodia, where the ship is docked at Sihanoukville Autonomous Port, after the operator said rising fuel prices linked to the conflict involving Iran had made operations prohibitively expensive, in Preah Sihanouk province, Cambodia, October 29, 2026. REUTERS/Soveit Yarn
Salah satu spot di dalam kapal pesiar Villa Vie Odyssey (REUTERS/SOVEIT YARN)
Jakarta -

Hidup di kapal pesiar sambil berkeliling dunia terdengar seperti impian. Namun, tidak dengan penumpang Odyssey yang ternyata kekurangan makanan.

Sharon Lane, seorang pensiunan guru asal Amerika Serikat (AS), mengungkapkan bahwa kehidupan di kapal pesiar hunian Villa Vie Odyssey tidak selalu semewah yang dijanjikan. Bahkan sebelum kapal itu berhenti beroperasi, berbagai masalah sebenarnya sudah mulai dirasakan oleh penumpang.

Sharon menjadi salah satu penghuni Odyssey selama lebih dari setahun. Dia kemudian turun pada Agustus 2026 karena alasan medis.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Dua bulan kemudian, nasib para penumpang lain lebih miris. Mereka diminta meninggalkan kapal setelah pelayaran dihentikan karena masalah bahan bakar dan keuangan.

ADVERTISEMENT

Sharon menceritakan bahwa persediaan makanan di kapal sering kali sangat terbatas kepada NBC Los Angeles.

"Mereka membiarkan waktu berlalu dari jam makan siang hingga hampir pukul 19.00 tanpa menyediakan makanan yang layak, hanya menyuguhkan kue-kue kering. Itu jelas tidak cukup," ujar dia.

Ia juga mengungkapkan bahwa pengelola kapal sempat marah karena sejumlah penumpang mengambil makanan dan menyimpannya sebagai persediaan. Padahal, menurut Sharon, mereka melakukan hal tersebut karena makanan yang disediakan tidak mencukupi.

"Pengelola marah karena orang-orang mengambil makanan dan menyimpannya sebagai persediaan. Padahal, mereka sendiri tidak menyediakan makanan yang memadai. Lalu, apa yang mereka harapkan?" kata dia.

Masalah lain muncul ketika perusahaan mulai meminta tambahan uang kepada para penumpang untuk membeli bahan bakar. Saat itulah Sharon menyadari bahwa kondisi keuangan perusahaan sedang tidak baik-baik saja.

Ia bahkan menggambarkan kapal tersebut seolah hanya mengapung di tengah laut tanpa benar-benar bergerak menuju tujuan.

"Kami benar-benar hanya mengapung di tengah samudra, tanpa menggunakan bahan bakar untuk bergerak ke arah mana pun," kata dia.

Sharon sebelumnya begitu menikmati kehidupan di Odyssey hingga rela menjual sejumlah harta bendanya demi tinggal di kapal tersebut. Dalam wawancara dengan CNN pada Juli 2026, ia bahkan menyebut pengalaman itu seperti berada di surga.

"Jika dunia nyata berarti harus mengendarai mobil ke SPBU dan mendapati harga bahan bakar yang kini sangat mahal, harus pergi ke supermarket dan mengantre panjang, harus membayar tagihan, serta mencemaskan berbagai peristiwa yang terjadi di berbagai tempat-maka, tidak, terima kasih," ujar dia.

Namun, Sharon bukan satu-satunya penumpang yang menanggung kerugian bertubi-tubi itu. Rina Cavazza, seorang instruktur Pilates asal Brisbane, Australia, termasuk di antara sekitar 200 penghuni yang harus mencari akomodasi dan mengatur perjalanan pulang setelah kapal berhenti beroperasi.

Rina telah membayar USD 170.000 (Rp 3,08 miliar) untuk tinggal di Odyssey, tetapi masih memiliki sekitar 18 bulan perjalanan yang seharusnya dijalani.

"Ini adalah masa yang menyedihkan bagi banyak orang," kata Rina kepada ABC.

Ia juga mengatakan bahwa beberapa penghuni bahkan telah mengeluarkan ratusan ribu dolar tambahan untuk membantu membayar biaya bahan bakar kapal.

Tanda-tanda krisis ternyata juga dirasakan oleh penghuni lainnya. Kit, istri blogger Randy Cassingham yang mendokumentasikan kehidupan mereka di kapal melalui situs Residential Cruising.com, mengatakan suasana di atas kapal mulai berubah ketika konflik di Selat Hormuz memengaruhi biaya bahan bakar.

"Saya menyadari, tepat saat insiden di Selat Hormuz terjadi, suasana di atas kapal pun berubah," ujarnya kepada The Guardian.

"Menurut saya, itu karena pihak manajemen kapal menyadari betapa besarnya biaya tambahan yang harus dikeluarkan. Mereka pun mulai melakukan pemangkasan anggaran tanpa sepengetahuan kami," kata dia.

Villa Vie Odyssey mulai menerima penumpang pada 2024, meskipun pelayaran perdananya sempat tertunda selama berbulan-bulan di Belfast, Irlandia Utara, akibat masalah teknis. Kapal tersebut kemudian memulai perjalanan keliling dunia dengan rencana mengunjungi 425 pelabuhan di 147 negara selama tiga setengah tahun.

Perusahaan bahkan sempat merencanakan peluncuran kapal kedua bernama Legacy pada 2029. Namun, rencana besar itu kini dibayangi krisis keuangan yang membuat Odyssey berhenti berlayar.

Bagi para penghuninya, perjalanan yang semula dijanjikan sebagai kehidupan impian justru berakhir dengan kekecewaan dan ketidakpastian.



(bnl/fem)
`; constructor() { super() this.attachShadow({ mode: "open" }) this.shadowRoot.innerHTML = TentangPenulis.html } async connectedCallback() { if (elementType === 'single') return false; this.SwiperClass = Swiper; const swiperContainer = this.shadowRoot.querySelector('.mySwiper'); new this.SwiperClass(swiperContainer, { slidesPerView: 1, spaceBetween: 18, navigation: { nextEl: this.shadowRoot.querySelector(".swiper-button-next"), prevEl: this.shadowRoot.querySelector(".swiper-button-prev"), }, pagination: { el: this.shadowRoot.querySelector(".swiper-pagination"), clickable: true, }, }); } } customElements.define(elementTemplate, TentangPenulis)
Travel Highlights
Kumpulan artikel pilihan oleh redaksi detikTravel
Kapal Pesiar Batal Keliling Dunia, Penumpang Telantar
Kapal Pesiar Batal Keliling Dunia, Penumpang Telantar
11 Konten
Kapal pesiar terpaksa menghentikan perjalanan keliling dunia karena harga BBM yang mahal. Penumpang diturunkan di Kamboja.
Artikel Selanjutnya

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

&nbsp

&nbsp

&nbsp

&nbsp

&nbsp

&nbsp

&nbsp

&nbsp

Tas Duffle Lipat Layak Jadi Tas Kedua untuk Liburan Akhir Tahun? Ini Cara Memakainya
Hobi dan Mainan

Tas Duffle Lipat Layak Jadi Tas Kedua untuk Liburan Akhir Tahun? Ini Cara Memakainya

Mau Liburan 5-7 Hari? Ketahui Kapasitas Koper 25 Inci
Hobi dan Mainan

Mau Liburan 5-7 Hari? Ketahui Kapasitas Koper 25 Inci

Mengenal Dua Kamera DJI Osmo Pocket 4P dan Cara Memaksimalkannya
Hobi dan Mainan

Mengenal Dua Kamera DJI Osmo Pocket 4P dan Cara Memaksimalkannya

Baru Punya Turntable? Begini Cara Menghubungkan ke Speaker dan Memutarnya
Hobi dan Mainan

Baru Punya Turntable? Begini Cara Menghubungkan ke Speaker dan Memutarnya

`; constructor() { super(); this.attachShadow({ mode: "open" }); this.shadowRoot.innerHTML = CbRekomenditDesktop.html; } async connectedCallback() { // Handle share button clicks this.shadowRoot .querySelectorAll(".cb-rekomendit__share-btn") .forEach((btn) => { btn.addEventListener("click", (e) => { e.preventDefault(); e.stopPropagation(); const url = btn.getAttribute("data-url"); const title = btn.getAttribute("data-title"); if (navigator.share) { navigator .share({ title: title, url: url, }) .catch(console.error); } else { // Fallback: Copy to clipboard navigator.clipboard.writeText(url).then(() => { alert("Link copied to clipboard!"); }); } }); }); } } customElements.define("cb-rekomendit", CbRekomenditDesktop);
Berita detikcom Lainnya
Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini

Berita Terpopuler

Komentar Terbanyak

Hide Ads