Qatar merilis lokasi perlindungan darurat jika terjadi serangan selama ajang MotoGP. Ada tujuh langkah yang harus diikuti pebalap bila ada serangan ketika balapan.
Gelaran MotoGP Qatar digelar di bawah bayang-bayang serangan balasan dari Iran. Sebagai penyelenggara, MotoGP sudah menyiapkan tempat perlindungan khusus bagi para rider dan juga tim bila terjadi serangan. Tim-tim MotoGP dilaporkan telah menerima informasi mengenai lokasi tempat perlindungan darurat dan protokol keselamatan saat MotoGP Qatar berlangsung akhir pekan ini.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Berdasarkan laporan dari jurnalis MotoGP Mat Oxley, petunjuk keamanan itu tercantum dalam dokumen berjudul 'Lokasi Tempat Perlindungan Internal'. Ada tujuh hal yang harus diikuti ketika terjadi serangan saat MotoGP Qatar berlangsung.
Jika muncul peringatan, semua diminta tetap tenang dan melakukan tujuh hal berikut
1. Segera cari tempat perlindungan. Tidak perlu melihat ke luar jendela atau merekam video, langsung saja pergi
2. Di hotel, baik siang ataupun malam, gunakan tangga menuju area aman yang ditentukan oleh hotel. Jangan gunakan lift. Jika tidak bisa sampai ke lokasi tepat waktu, tetaplah berada di lantai kamar sendiri di area dalam dekat tangga dan lift, jauh dari jendela, dan duduklah bersandar pada dinding bagian dalam. Jika tidak bisa meninggalkan kamar, tetaplah merunduk di sisi yang jauh dari jendela
3. Di sirkuit, pergi ke bangunan kokoh yang sudah disepakati oleh tim. Hindari tenda, area paddock terbuka, dan bangunan berdinding kaca
4. Di luar ruangan, masuk ke bangunan terdekat. Jika tidak ada, berbaring di tanah dan lindungi kepala
5. Di dalam kendaraan, menepi dan masuklah ke bangunan terdekat. Jika tidak ada, menjauh dari kendaraan, berbaring di tanah, dan lindungi kepala
6. Tetap di tempat selama minimal 10 menit atau hingga ada pemberitahuan bahwa situasi sudah aman, mana yang lebih lama
7. Setelahnya, jangan menyentuh atau memotret puing-puing apapun. Laporkan hal tersebut kepada layanan darurat setempat. Lakukan pengecekan dengan tim agar semua orang teridentifikasi
Di MotoGP Qatar, Yamaha dipastikan absen. Dengan begitu, pebalap yang akan ikut berkurang dari 22 menjadi 18. Sementara itu Marc Marquez yang berpeluang merengkuh titel juara dunianya kesepuluh mengaku merasa khawatir dengan MotoGP Qatar. Kalau bisa memilih, rider Ducati itu menyebut lebih baik berada di tempat lain.
"Saya memang ingin berada di tempat lain, justru itu saya datang dengan penerbangan paling terakhir dan saya akan pergi dengan penerbangan paling pertama bila memungkinkan. Tapi kami sudah di sini, siap balapan, dan sepenuhnya fokus," ucap Marquez dilansir Crash.






















































