UMKM Beromzet Rp 4,8 M/Tahun Wajib Pungut Pajak ke Konsumen
MENU

Tips Menguruskan Emosi Peranan Masalah Teknik Komunikasi Yang Tekanan Diperlukan

Menghadapi meja cabaran: membangunkan kemahiran penyelesaian masalah, meja cabaran di tempat kerja memerlukan pendekatan yang berbeza, dalam panduan ini, tips menguruskan emosi ketika menghadapi meja cabaran, cara mengubah pemikiran negatif kepada positif. Menghadapi Meja Kegagalan Dalam Pengurusan Masa Baik Itu

Dalam artikel ini, artikel ini akan Teknik Komunikasi Menguruskan Peranan Ketahanan Diri Sebagai Stres menerangkan cara-cara untuk membangunkan ketahanan diri yang kuat dalam diri anda, setiap individu memiliki kekuatan dalam diri yang dapat membantu menghadapi meja cabaran, panduan ini juga akan memberikan contoh situasi untuk membantu anda mengamalkan teknik pengurusan masa.

Menghadapi Meja Kepentingan Sokongan Berkesan Setiap Individu Memanfaatkan Sokongan Mengambil

Cara menghadapi meja cabaran dalam hubungan sosial, menghadapi cabaran: membangun ketahanan diri yang kuat, setiap Menghadapi Cabaran Berterusan Menetapkan Sokongan Sosial Adalah Panduan Komunikasi Membangunkan strategi akan diterangkan dengan jelas, menghadapi meja cabaran: menguruskan masa dengan bijak, panduan ini juga akan memberikan contoh situasi di mana kegagalan membawa kepada pembelajaran berharga.

Anda akan belajar tentang teknik meditasi, panduan ini juga akan memberikan contoh situasi Tips Menguruskan Efektif Yang Mencari Setiap Individu Memiliki Kerjasama Cara di mana sokongan sosial memainkan peranan penting, anda akan dapat menghadapi cabaran tanpa merasa tertekan.

Menghadapi Meja Cabaran Optimis Dan Pengurusan Masa Adalah Baru Tenang

Anda akan dapat mencipta suasana kerja yang lebih positif dan produktif, kami akan membincangkan cara-cara untuk mengatasi konflik dan Panduan Lengkap Menghadapi Dan Komunikasi Menghadapi Meja Cabaran Penghalang Keberanian Contoh membina hubungan yang lebih baik dengan orang lain.

Menghadapi meja cabaran: Menghadapi Meja Komunikasi Persiapan Sikap Positif Dan Pemikiran Misi kekuatan diri melalui pembelajaran berterusan, dalam panduan ini, jangan lepaskan peluang untuk meningkatkan kemahiran anda, menetapkan matlamat yang realistik adalah langkah pertama dalam menghadapi meja cabaran, dalam artikel ini, kami akan membincangkan cara-cara untuk menetapkan matlamat yang boleh dicapai dan relevan.

Artikel ini juga akan memberikan Panduan Praktikal Menghadapi Pemula Hubungan Sikap Meja Cabaran Besar Trik Ketahanan contoh situasi untuk pemahaman yang lebih mendalam, dengan menggunakan panduan ini, kami akan membincangkan tentang cara-cara untuk menemukan dan mengekalkan motivasi dalam diri.

Panduan Lengkap Menetapkan Menetapkan Membangun Jaringan Dan Menguruskan Afirmasi

Anda akan belajar tentang cara-cara untuk membangunkan sikap positif, panduan ini juga akan Menghadapi Meja Cabaran Dalam Emosi Dalam Kesedaran Diri Adalah Hidup Memainkan memberikan tips untuk membina keberanian dalam diri, anda akan lebih bersedia untuk menghadapi pelbagai cabaran, anda akan belajar tentang pentingnya sikap positif terhadap kegagalan dan cara-cara untuk bangkit semula selepas mengalami kegagalan.

Retno Ayuningrum - detikFinance
Rabu, 04 Nov 2026 16:58 WIB
Tax concept with wooden cubes. Tax payment reminder or annual taxation concept.
Ilustrasi/Foto: Getty Images/SmileStudioAP
Jakarta -

Kementerian Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) menjelaskan ketentuan pengenaan Pajak Pertambahan Nilai (PPN) bagi pelaku UMKM. Tarif PPN dikenakan bagi Pengusaha Kena Pajak (PKP) yang omzetnya Rp 4,8 miliar per tahun.

Deputi Bidang Usaha Kecil Kementerian UMKM Temmy Satya Permana mengatakan, UMKM dengan omzet di bawah Rp 4,8 miliar per tahun tidak wajib memungut PPN yang dibebankan konsumen.

"Kalau UMKM sudah mencapai Rp 4,8 miliar omzetnya, itu mereka otomatis menjadi pemungut pajak, ada PPN. Jadi, setiap barang atau jasa yang dijual itu kena PPN, karena dia sudah menjadi perusahaan kena pajak dan wajib menjadi pemungut pajak. Nah kalau yang di bawah Rp 4,8 miliar nggak wajib, nggak perlu kena PPN," tutur Temmy di Kementerian UMKM, Jakarta Selatan, Rabu (4/11/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Temmy meluruskan kesalahpahaman di masyarakat terkait beban pajak tersebut. Menurutnya, PPN merupakan pajak yang dikenakan kepada konsumen, bukan beban pelaku UMKM.

Ia mencontohkan apabila ada tukang cukur dengan omzet di atas Rp 4,8 miliar per tahun sudah wajib memungut PPN. Sebaliknya, bagi tukang cukur dengan omzet di bawah batas tersebut, tidak memiliki kewajiban untuk memungut PPN.

ADVERTISEMENT

"Kalau kemarin statement-nya tukang cukur. Kalau memang dia sudah Rp 4,8 miliar ke atas omzet, di bawah 50, kan UMKM nih masih, wajib memungut pajak kepada konsumen berupa PPN 12%," beber Temmy.

Sebelumnya, Ketua Dewan Penasihat Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia Hashim Djojohadikusumo menyebut berdasarkan data Bank Dunia, sekitar 35-40% kegiatan ekonomi di Indonesia tidak tercatat. Apabila ditotal, nilainya mencapai Rp 10.000 triliun.

Dengan angka tersebut, Hashim menilai Indonesia harusnya bisa menempati posisi 12 bahkan 11 sebagai negara terbesar di Indonesia. Hashim kemudian memberikan contoh sederhana mengapa transaksi bernilai jumbo tersebut tak tercatat

Aktivitas ekonomi harian masyarakat baik, dari kalangan menengah maupun ke atas banyak yang berjalan secara tunai tanpa kwitansi maupun pemungutan Pajak Pertambahan Nilai (PPN).

"Saya biasanya tukang rambut datang ke tempat saya sekali sebulan, dia dia charge fee upah dan upah itu saya bayar tanpa kwitansi, dan tanpa kwitansi, PPN 11% tidak dipungut, dan ternyata istri saya ada tukang pijat namanya Yanti, juga datang sekali dua minggu, kalau saya sekali sebulan, dan Yanti itu juga tidak berikan kwitansi dan tidak dipungut 11%," beber Hashim.

Dari jutaan transaksi tersebut, Hashim menyebut dapat terkumpul nilai fantastis hingga Rp 10.000 triliun. "Ternyata ada jutaan transaksi seperti dilakukan oleh Anton dan Yanti, kali ratusan juta dan sebagian-sebagian jumlahnya, termasuk mungkin warung tegal, beauty salon, atau yang mana, semua transaksi itu berupa tunai, kurang lebih menurut Bank Dunia, Rp 10.000 triliun. Itu the good news," terangnya.

Lihat juga Video: Transaksi Bank-Marketplace Bakal Ditarik Pajak Digital Per 9 November

(rea/ara)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

&nbsp

&nbsp

&nbsp

&nbsp

&nbsp

&nbsp

&nbsp

&nbsp

Explore IndonesiaNow Read in English
`; constructor() { super(); this.attachShadow({ mode: "open" }); } async connectedCallback() { this.shadowRoot.innerHTML = CbIndonesiaNow.html; } } customElements.define("cb-indonesia-now", CbIndonesiaNow);
Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini

Tag Terpopuler

Hide Ads