TVS Ronin sudah melantai di Indonesia sejak Agustus 2023. Sudah berapa banyak peredarannya di Tanah Air?
"Kita sudah menjual dua ribu unit di Indonesia," ujar Division Head Asean TVS Motor Company Vishal Mehta saat ditemui di Jakarta, Kamis (29/10/2026).
Pabrik TVS yang berlokasi di Kompleks Industri Surya Cipta di Karawang Timur sudah memproduksi motor sport bergaya retro modern ini. Diakui pasar motor sport Indonesia tidak sebesar skutik.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dalam data terbaru yang ditampilkan Asosiasi Industri Sepedamotor Indonesia tidak memaparkan segmentasi pasar motor bebek, matic, dan sport. Adapun data terakhir yang ditampilkan pada bulan pertama tahun 2025, porsi motor matic masih tinggi di atas 90 persen, motor underbone atau bebek terjual hanya sekitar 3,37%, kemudian motor sport hanya memiliki pangsa pasar 2,89%.
Di sisi lain, target konsumen TVS Ronin ini lebih spesifik. Motor sport kini lebih melayani segmen hobi, gaya hidup, dan penggemar yang mencari performa, handling manual, dan penampilan yang agresif, bukan lagi sebagai kendaraan komuter utama.
"Target konsumen kita sebenarnya kita menargetkan di 35 tahun ke atas. Jadi orang-orang yang level pekerjaannya sudah stabil," Product Marketing Lead PT TVS Motor Company Indonesia, Ryan Rahadian.
"Selain Ronin sebagai motor utama harian, sebenarnya bisa juga jadi motor hobi. Dari positioning-nya sebagai sport retro kategori, jadi positioning kita adalah affordable tapi dengan modern teknologi," ucap dia.
"Kita pasti targetnya sebanyak-banyaknya. Kalau angka detail belum bisa berikan, kualitas yang kita berikan, konsumen puas, angka pasti akan datang sendirinya," jelasnya lagi.
TVS baru saja melebarkan varian TVS Ronin Agonda sebagai trim terbaru dengan banderol Rp 37.080.000. Varian lahir sebagai varian trim tengah, versi paling murah atau base variant itu dijual Rp 36.750.000, sementara termahal alias top varian Rp 42.800.000.






















































