Solo Safari terus berupaya memperkuat pengembangan fasilitas untuk menghadirkan pengalaman wisata yang semakin nyaman bagi pengunjung. Hal itu sejalan dengan penghargaan yang diterima dalam kategori Excellence in Amenities pada ajang Indonesia Tourism Marketing Week (ITMW) 2026.
General Manager Solo Safari, Miyana, mengatakan sejumlah pengembangan dilakukan dengan memperhatikan kebutuhan pengunjung saat menjelajahi kawasan, termasuk menghadirkan ruang yang lebih teduh, nyaman, dan mendukung pengalaman rekreasi bersama keluarga.
Penghargaan yang diterima oleh Wali Kota Surakarta, Respati Ardi, di Bali pada 17 Oktober 2026 tersebut menjadi momentum bagi Solo Safari untuk terus meningkatkan kualitas amenitas.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Bagi Solo Safari, kenyamanan bukan hanya tentang tersedianya fasilitas penunjang, tetapi juga bagaimana setiap area dapat memberikan pengalaman yang menyenangkan selama pengunjung menikmati berbagai aktivitas wisata," kata Miyana dalam keterangan tertulis, Sabtu (24/10/2026).
Foto: Solo Safari |
Dia menjelaskan bahwa salah satu pengembangan yang menjadi perhatian adalah penataan area Asia Panorama melalui penambahan taman dan penghijauan. Selain itu, Solo Safari juga mengembangkan fasilitas Cooling Room sebagai ruang penunjang kenyamanan pengunjung. Fasilitas ini dirancang untuk memberikan pilihan tempat beristirahat sejenak sebelum pengunjung melanjutkan aktivitas wisata.
"Pengembangan berikutnya dilakukan di area Primate Island melalui penambahan area teduh di sepanjang jalur pengunjung. Langkah ini diharapkan dapat memberikan kenyamanan lebih saat pengunjung menikmati pengalaman mengenal satwa primata, sekaligus mendukung aktivitas eksplorasi yang lebih nyaman bersama keluarga," tuturnya.
Miyana menyampaikan bahwa pengembangan fasilitas dilakukan sebagai bagian dari komitmen jangka panjang untuk meningkatkan kualitas pengalaman wisata secara menyeluruh.
"Penghargaan Excellence in Amenities menjadi apresiasi sekaligus motivasi bagi kami untuk terus melakukan pengembangan, khususnya untuk meningkatkan kenyamanan pengunjung saat berwisata. Karena itu, kami terus memperhatikan kebutuhan tersebut melalui pengembangan fasilitas yang relevan," ujar Miyana.
Foto: Solo Safari |
Menurutnya, pengembangan amenitas perlu berjalan seiring dengan karakter Solo Safari sebagai destinasi wisata edukasi satwa. Penataan kawasan, penghijauan, serta penyediaan fasilitas penunjang diharapkan dapat melengkapi pengalaman rekreasi dan edukasi sehingga pengunjung dapat menikmati kunjungan dengan lebih nyaman.
"Bagi kami, meningkatkan kualitas destinasi berarti terus mendengarkan kebutuhan pengunjung dan menerjemahkannya ke dalam pengembangan yang nyata. Kami ingin Solo Safari menjadi tempat di mana keluarga dapat berekreasi, belajar tentang satwa, dan menikmati waktu bersama dengan nyaman," tutup Miyana.





























































